KLATEN — Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Klaten menyelenggarakan kegiatan Press Release Kinerja Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Periode Semester I Tahun Anggaran 2026 (data s.d. 30 Juni 2026) secara daring. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPPN Klaten, Bapak Tukima, dan diikuti oleh perwakilan Satuan Kerja (Satker) di wilayah kerja KPPN Klaten yang meliputi Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini merupakan implementasi peran Shadow Organization KPPN sebagai Treasurer, Regional Chief Economist (RCE), dan Financial Advisor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
1. Penyerapan Belanja Negara Tembus 50,13%
Hingga akhir Juni 2026, realisasi belanja APBN di wilayah KPPN Klaten mencapai Rp2.418,39 miliar atau 50,13% dari total pagu sebesar Rp4.823,74 miliar.
Adapun rincian penyerapan anggaran adalah sebagai berikut:
-
Belanja Kementerian/Lembaga (K/L): Terealisasi sebesar Rp615,53 miliar (36,94% dari pagu Rp1.686,53 miliar).
-
Belanja Pegawai: Rp340,99 miliar (50,55%)
-
Belanja Barang: Rp234,66 miliar (38,32%)
-
Belanja Modal: Rp39,89 miliar (10,51%)
-
-
Transfer ke Daerah (TKD): Terealisasi sebesar Rp1.802,84 miliar atau 57,10% dari total pagu Rp3.157,22 miliar. Penyaluran TKD ini menjadi penopang utama perekonomian daerah di Kabupaten Klaten dan Boyolali.
Catatan: Masih rendahnya penyerapan Belanja Modal dikarenakan proses belanja dan pengadaan pada Satker BLU (RSP Suraji Tirtonegoro) senilai Rp196,39 miliar yang belum merealisasikan anggaran BLU maupun PHLN-nya.
2. Penerimaan Negara Tumbuh Positif 3,20% (yoy)
Dari sisi penerimaan negara yang terbukukan di KPPN Klaten hingga Juni 2026, berhasil terkumpul Rp1.136,52 miliar (tumbuh 3,20% yoy).
-
Penerimaan Perpajakan: Mencapai Rp835,08 miliar (+2,37% yoy), ditopang oleh kinerja PPN yang naik +7,95% dan Pajak Lainnya (+15,95%).
-
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Mencapai Rp301,44 miliar (+5,58% yoy), yang terdorong oleh kenaikan pendapatan Layanan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar 7,85%.
3. Perkembangan Program Strategis Nasional (PSN) di Daerah
Selain penyaluran anggaran rutin, KPPN Klaten mengawal secara aktif beberapa Program Strategis Nasional yang menyentuh masyarakat langsung di Kabupaten Klaten dan Boyolali:
-
Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Per 15 Juli 2026, sebanyak 143 SPPG di Kabupaten Klaten dan 122 SPPG di Kabupaten Boyolali telah aktif beroperasi kembali pasca-libur sekolah.
-
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP): Pembangunan fisik 334 Gedung KDMP di Klaten dan 212 Gedung KDMP di Boyolali telah selesai. Transaksi bisnis perdagangan operasional bahkan telah dimulai di Boyolali pada pertengahan Juli 2026.
-
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): Penyaluran rumah bersubsidi tercatat sebanyak 324 unit (Rp38,6 miliar) di Kabupaten Boyolali (mayoritas BSN) serta 161 unit (Rp18,9 miliar) di Kabupaten Klaten (mayoritas BTN).
-
Ketahanan Pangan: Dukungan penguatan Klaten sebagai lumbung pangan diperkuat dengan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI pada 10 Juli 2026 yang menyalurkan bantuan sarana pertanian (drone pertanian, hand sprayer, 108 ton pupuk, dan pompa air).
Penutup
KPPN Klaten berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah. Pengelolaan APBN yang responsif, prudent, dan transparan diharapkan terus menjadi pendorong utama kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali.
Disadur dari Laporan Seksi Vera KPPN Klaten














