BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Lokakarya Peningkatan Kompetensi Writing Skill Bagi Pegawai Ditjen Perbenendaharaan (DJPb) di Aula Kanwil DJPb Lampung, ditutup Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung,Alfiker Siringoringo, Jumat (17/11).
Dalam sambutannya, Alfiker mengatakan sebagai kantor vertikal yang representasi kementerian keuangan di daerah, pegawai Kanwil DJPb dituntut memahami tentang tatacara penulisan berita, artikel, opini yang baik untuk dipublikasikan.
"Kita harus membiasakan dengan menulis setiap peristiwa yang terjadi setiap hari. Ini penting untuk menjadi modal/bahan penulisan suatu peristiwa secara cepat dan tepat, sehingga pada waktu dibutuhkan dengan mudah untuk dapat dituangkan dalam sebuah berita. Selain untuk menulis berita, sesuai tugas pokok Kanwil DJPb adalah membuat tulisan tentang Kajian Fiskal Regional (KFR), Spending Review (SR), Review Pelaksanaan Anggaran, Laporan Keuangan Konsolidasian Pemerintah Government Financial Statistics (GFS). Untuk dapat menghasilkan kajian analisis berbentuk tulisan diperlukan peningkatan kompetensi SDM di bidang menulis," ujarnya dalam rilis yang diterima Lampost.co, Sabtu (18/11/2017).
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama DJPb dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan (Pusdiklat AP) Badan Pendidikan dan Pelatihan (BPPK) iKementerian Keuangan. Sebagai narasumber yaitu Noor Cholis Majid dan Setyawan widyaiswara dari Pusdiklat AP. Kegiatan diikuti 35 orang yaitu seluruh pejabat struktural dan pelaksana yang menangani pekerjaan terkait penulisan yang ada di Kanwil DJPb serta juga diikuti oleh pegawai dari KPPN Kotabumi dan KPPN Liwa. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 13-17 November 2017.
Sementara itu, Kanwil DJPb juga menggelar sosialisasi tatacara pembayaran atas beban APBN sebelum Barang/jasa diterima di Aula Kanwil DJPb Lampung, Kamis (16/11).
Sumber :
http://www.lampost.co/berita-pegawai-djpb-ikuti-lokakarya-writing-skill

Dari beragam proses tersebut, Ditjen Perbendaharaan memiliki peran yang vital sebagai unit pengawal APBN di Kementerian Keuangan. Dalam rangkaian acara Seminar Peringatan 71 Tahun Hari Oeang yang digelar di Gedung Dhanapala Jakarta (23-25 Oktober), Ditjen Perbendaharaan bersama unit lainnya menjadi narasumber dan sharing knowledge dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah Kementerian Lembaga (K/L), BUMN, Perbankan, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), serta berbagai akademisi terkait peran dan fungsi tersebut.
Rapimnas ini diikuti oleh seluruh Direktur dan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan serta Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) se-Indonesia, dengan tema “Kerja Modern Mengawal APBN Mewujudkan Efisiensi Belanja Negara”. Tema tersebut dimaksudkan untuk menyatukan semangat mengawal pencairan dana APBN, terutama di akhir tahun anggaran 2017. Menurut Mardiasmo, continuous improvement diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas Kementerian Keuangan yang semakin besar dan berkembang seiring perkembangan zaman. Tantangan yang dihadapi tentu saja lebih banyak dan beragam. Perlu sumber daya yang berkualitas supaya dapat memberikan pelayanan yang maksimal.


