Pemerintah terus mendampingi, mengawal sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan proyek-proyek besar nasional terutama yang berlokasi di daerah-daerah yang sulit dijangkau dan terisolir.
Hal tersebut terungkap jelas dari sejumlah pernyataan Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono di tepi Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua dalam kunjungan kerja ke jalan trans Papua Wamena - Mumugu kilometer 42 bersama Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) IV Jayawijaya Togap Harianto dan masyarakat di sekitar proyek pembangunan jalan trans Papua (30/09).
“Ini menjadi peran kita untuk mendampingi, mengawal, sekaligus membantu dan mendorong proyek besar untuk membuka wilayah baru seperti di sini,” kata Marwanto yang dalam kesempatan tersebut didampingi Direktur Sistem Perbendaharaan RM. Wiwieng Handayaningsih dan sejumlah Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan di wilayah Papua dan Maluku. Kunjungan Dirjen Perbendaharaan ini dilakukan di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Regional Wilayah Papua dan Maluku di Wamena tanggal 30 September 2017 yang lalu.
Marwanto juga mengatakan bahwa sinergi dan koordinasi mesti dilakukan secara terus menerus dan menjadi bagian tata kelola yang mewarnai tugas pegawai Ditjen Perbendaharaan supaya memberikan solusi dan keputusan yang tepat bila menemui hambatan-hambatan dalam koordinasi dengan satuan kerja. Hal tersebut diperlukan dalam kondisi-kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan khusus, seperti bagi satuan kerja yang terkendala akses transportasi dan keterbatasan-keterbatasan lainnya.
Pembangunan jalan trans Papua di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional IV saat ini sudah hampir selesai. Beberapa ruas jalan sudah beralih statusnya menjadi jalan nasional. Medan yang berat dan banyaknya kendala non-teknis menjadi hambatan selama ini dalam pelaksanaan proyek.
“Untuk trans Papua yang melewati Wamena saat ini ada 2 ruas, yaitu Wamena-Mumugu sepanjang 287 kilometer dan Wamena-Elelim sepanjang 169 kilometer yang diperkirakan tahun 2018 sudah tembus,” ujar Togap Hariyanto.
Dalam kegiatan ini Marwanto juga turun langsung ke ruas jalan yang belum diaspal untuk meninjau lokasi-lokasi yang susah diakses kendaraan roda 4.
Selain itu, dialog dengan masyarakat sekitar dan anggota keamanan dari Kepolisian dan TNI juga dilakukan. Dari dialog tersebut mengemuka sejumlah hal yang menjadi harapan, antara lain semakin mudahnya akses antar distrik terutama di pegunungan dan naiknya kesejahteraan masyarakat. [dk]
Sumber : http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/berita/berita-nasional/2699-jalan-trans-papua,-wujud-kehadiran-pemerintah-di-ujung-timur-nusantara.html

"Sebagaimana disampaikan oleh Presiden, akuntabilitas harus difokuskan pada hasil, bukan hanya prosedur. Tata kelola pelaksanaan penggunaan anggaran harus terjaga sehingga laporan keuangan bukan hanya memiliki akuntabilitas dan transparansi tinggi tetapi juga mencapai tujuan (dari penggunaan anggaran)," lanjut Sri Mulyani.
Sehubungan dengan penyaluran DAK Fisik TA 2017 yang dilaksanakan oleh KPPN sesuai amanah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2017 dan Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nomor S-4360/PB.1/2017 tanggal 10 Mei 2017 hal pelaksanaan training mandiri dalam rangka penyaluran DAK Fisik Tahun 2017 perlu diadakan kegiatan Bimbingan Teknis DAK Fisik dan Dana Desa bagi Pemda Mitra Kerja KPPN Metro.
Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-92/PB/2016 tentang Penyelenggaraan Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2017. Salah satu Program pada Hari Bakti Perbendaharaan 2017 adalah pelaksanaan gerakan Green Office, yaitu konsep tentang sebuah kantor yang kegiatannya dijalankan dengan cara ramah lingkungan. Sebagai dukungan terhadap program tersebut seluruh ASN pada KPPN Metro diupayakan untuk terlibat aktif agar produktifitas organisasi dan kepedulian seluruh stakeholder KPPN terhadap lingkungan meningkat. Dasar dari pelaksanaan Perbendaharaan Go Green adalah:

Dalam rangka mengawal serta menjaga akurasi dan kualitas Laporan Keuangan UAKPA sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah berbasis akrual perlu diselenggarakan kegiatan bimbingan teknis untuk petugas dan operator satuan kerja Mitra Kerja KPPN Metro. Tujuan kegiatan Bimbingan Teknis Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan UAKPA Semester I Tahun 2017 pada Satker Mitra Kerja KPPN Metro adalah :


