Oleh: Nabila Qurota Annisa, Pelaksana KPPN Jambi
Pada era transformasi digital kita tidak asing dengan istilah “data is the new oil”. Analogi ini menunjukkan penting dan berharganya data dalam mendukung perekonomian, sama seperti minyak. Hal ini dapat terjadi apabila data yang dipersiapkan telah melalui beberapa proses, sama seperti pengekstrakan minyak sebelum digunakan pada mesin-mesin. Data mentah yang akan digunakan harus diekstrak atau dikumpulkan dari berbagai sumber seperti dari aplikasi, internet of things (IoT), survei, dan open data.

