Liputan Penganugerahan Penghargaan UAPPA-W lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo TA 2010
Gorontalo, www.perbendaharaan.go.id - “Uang negara, walaupun hanya satu rupiah, wajib dipertanggungjawabkan,” kata Bupati Gorontalo, David Bobihoe Akib, saat memberikan sambutan setelah menerima penghargaan sebagai Unit Pengelola dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara TA 2010 terbaik untuk kategori Koordinator Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) di Ballroom Quality Hotel, Gorontalo, pada hari Selasa, 21 Juni 2011. “Seyogyanya setiap aparatur pemerintah menanamkan komitmen yang kuat untuk mengelola keuangan negara karena sesungguhnya pengelolaan keuangan negara dan daerah merupakan faktor pendukung utama setiap program dan kegiatan pemerintah agar dapat berlangsung secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Acara penyerahan penghargaan sengaja digelar oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo sebagai wujud apresiasi terhadap usaha satuan kerja dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangannya. Selain itu, juga dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen Kanwil Ditjen Perbendaharaan di provinsi termuda itu dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan Negara.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Nurlan Darise, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi Gorontalo dengan didampingi oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulsel, Pardiharto, mewakili Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo yang berhalangan hadir.
Kriteria penilaian yang dilakukan tidak hanya mencakup masalah pelaporan keuangan saja, tetapi juga mencakup kinerja UAPPA-W dalam pelaksanaan anggaran dan perbendaharaan. Kriteria yang lebih komprehensif tersebut ditetapkan karena pertimbangan rendahnya tingkat penyerapan dana di tahun berjalan serta kurangnya partisipasi satker dalam penyusunan rencana pembayaran kegiatan yang dibiayai dari APBN. Dalam sambutannya, Pardiharto, menyatakan bahwa realisasi belanja pemerintah sampai dengan 31 Mei 2011 di wilayah Provinsi Gorontalo baru mencapai 19,4% dari total pagu sekitar 2,4 triliun rupiah. Pencapaian ini terhitung masih sangat rendah bila dibandingkan dengan target penyerapan anggaran secara nasional sampai dengan akhir Juni 2011 yaitu 40%.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa penyerapan anggaran dan perencanaan kas merupakan tugas rutin yang berkelanjutan yang perlu dilakukan secara cermat dan matang serta berkesesuaian dengan peraturan dan output yang telah ditentukan di setiap Kementerian/Lembaga. Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, diperlukan akselerasi dari sisi belanja pemerintah. Lambatnya realisasi belanja pemerintah akan menyebabkan mutiplier effect belanja pemerintah bagi pertumbuhan ekonomi juga rendah, dan di sisi lain akan meningkatkan ekspektasi inflasi apabila dilaksanakan secara serentak di akhir tahun. Dengan adanya percepatan realisasi belanja pemerintah, maka menimbulkan pula kewajiban bagi Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN) untuk menyiapkan alokasi dana yang cukup dalam pelaksanaan APBN. Untuk itu dibutuhkan sebuah instrumen yang dapat memperkirakan kebutuhan kas setiap saker melalui perencanaan kas.
Tim penilai yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo Nomor Kep-34/WPB.26/BG.01/2011 mulai melakukan evaluasi dan penilaian sejak April 2011. Secara keseluruhan terdapat 35 UAPPA-W Instansi Vertikal dan 8 Koordinator UAPPA-W yang dinilai oleh tim. Penilaian tersebut mencakup aspek pelaporan keuangan dengan bobot 50%, aspek pelaksanaan perbendaharaan dengan bobot 35%, dan aspek pelaksanaan anggaran dengan bobot 15%.
Aspek pelaporan keuangan dinilai berdasarkan kriteria pertama, kualitas laporan keuangan, dengan indikator format penyusunan, kelengkapan, akurasi data, lampiran, dan desain laporan, kedua, ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan, ketiga, beban kerja.
Dalam acara tersebut, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo tampil sebagai penerima penghargaan terbaik I untuk kategori UAPPA-W instansi vertikal. Penghargaan diserahkan langsung oleh Pardiharto kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama, Kadir Ahmad. Sedangkan untuk penerima penghargaan terbaik II dan III masing-masing adalah BKKBN Provinsi Gorontalo dan Pembangunan Infrastruktur Permukiman Gorontalo.
Oleh: Nur Hidayat – Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Gorontalo
Editor : Bambang Kismanto dan Yovi Candra – Media Center Perbendaharaan











