Liputan bimbingan teknis pengisian kodifikasi dokumen sumber (SSBP, SSPB dan SPM) dan Analisa Laporan Keuangan Tingkat Satker
Jambi, djpbn.kemenkeu.go.id – Kualitas LKPP adalah segala-galanya bagi pemerintah saat ini. Obsesi opini wajar tanpa pengecualian atau yang sering dikenal dengan WTP dicanangkan dapat diraih pada tahun 2012 mendatang. KPPN Jambi merespon obsesi tersebut dengan membimbing satuan kerja dalam menyusun LKKL. Kegiatan dengan tajuk bimbingan teknis (bimtek) Pengisian Kodifikasi Dokumen Sumber (SSBP, SSPB dan SPM) dan Analisisa Laporan Keuangan Tingkat Satker tersebut digelar di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, kurang lebih 100 kilo meter dari Kota Jambi, Sabtu (17/9).
Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama antara KPPN Jambi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batanghari. Meski bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batanghari, peserta yang diundang tidak hanya dari kementerian agama saja. Ada 45 satuan kerja yang diwakili oleh bendahara pengeluaran dan petugas rekon hadir dalam acara tersebut.
Melalui sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Batanghari, Drs.M.Samin,M.Pd menyampaikan rasa bangga dan senangnya atas kepercayaan yang diberikan oleh KPPN Jambi untuk turut menyukseskan acara bimtek di Batanghari, terlebih acara tersebut dirasa bermanfaat untuk sama sama berjuang menuju laporan keuangan yang WTP.
Armizali, Kasubag Umum yang mewakili Kepala KPPN Jambi mengatakan bahwa KPPN Jambi yang selama ini selalu dikunjungi oleh satker-satker dalam wilayah kab. Batanghari maka pada hari ini sengaja datang melihat dan merasakan perjuangan satker-satker di Kab. Batanghari.
“Kami rela menempuh perjalanan selama 3 jam ke lokasi untuk bertemu Bapak Ibu sekalian di Batanghari,” kata Armizal dalam sambutannya. “Ini adalah wujud kepedulian KPPN Jambi kepada satker yang lokasinya jauh. Kami tidak ingin Bapak Ibu sekalian sering bolak-balik Batanghari-Jambi karena SPM salah atau rekon-nya tidak sama. Bimtek ini adalah kepedulian kami agar SPM-nya benar dan rekonnya lancar sehingga Bapak Ibu tidak capek bolak balik Jambi-Batanghari” lanjutnya.
Di samping itu, bimtek ini juga dirasa sangat penting untuk meningkatkan kualitas LKPP KPPN Jambi. Untuk mencapai laporan keuangan yang baik, kita harus menyadari peran penting dokumen sumber baik SSBP,SSPB maupun SPM. Melalui bimtek ini pengelola keuangan satker diharapkan lebih teliti lagi dalam pengisian kodefikasi dokumen sumber. Pembebanan dari mulai Bagian anggaran, eselon 1, program , kegiatan, output sampai dengan akun yang digunakan harus benar dan tepat. Deteksi dini itu sebaiknya sudah dimulai pada satker masing-masing, supaya kualitas laporan keuangan satker dan LKPP KPPN terjaga keakuratannya. Alat deteksi itu dilakukan melalui analisa laporan keuangan. Dampak dari pengisian dokumen sumber yang salah akan terbaca pada laporan keuangannya, baik pada neraca maupun laporan realisasi anggaran belanja dan pendapatan. Kita semua harus lebih teliti menganalisanya untuk menjaga kualitas LKK/L dan LKPP.
Serentak Bak Regam yang artinya, Maju secara bersama, bersatu dan seirama. Lambang dam adat serta watak orang Batanghari yang seiya sekata mencapai tujuan.
Kasi Vera, Nugroho, berharap agar gerak langkah satker-satker Batanghari tetap seirama dan bersinergi dengan KPPN Jambi dalam mewujudkan laporan keuangan yang berkualitas . Dengan niat baik kita melangkah bersama untuk maju mencapai tujuan .
Kontributor : Noegroho - KPPN Jambi
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan











