Liputan Rakorwil Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng dan D.I Yogyakarta
Solo, djpbn.kemenkeu.go.id - Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah bersinergi dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta. Kedua Kanwil tersebut implementasikan nilai-nilai Kementerian Keuangan dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bersama pada tanggal 11 s.d 13 November 2011, di Solo. Rakorwil kali ini mengusung tema tema “Wujudkan Nilai-nilai Kementerian Keuangan Melalui Peningkatan Pelayanan Dan Akuntabilitas Keuangan Serta Kualitas LKPP”
Secara resmi acara dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov. Jawa Tengah, Minto Widodo. Dalam sambutannya, Minto Widodo mengajak untuk mengimplementasikan nilai-nilai Kementerian Keuangan bukan hanya pada tahapan mengetahui dan memahami saja, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan keseharian, baik di tempat kerja maupun dalam pergaulan di masyarakat. Minto Widodo menambahkan, dalam menghadapi akhir tahun anggaran 2011, Kepala KPPN beserta jajarannya agar menjalankan tugasnya dengan berpedoman pada Standard Operating Procedure (SOP) dan menciptakan konsistensi dalam memberikan pelayanan, terutama petugas front office. Kemudian, Minto Widodo juga meminta kepada jajarannya agar memastikan penyusunan laporan keuangan di tingkat Satuan Kerja dilakukan dengan baik dan benar sesuai prinsip dan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), dengan harapan target opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil penilaian LKPP tahun 2011 oleh BPK akan dapat diraih.
Memasuki sesi pertama, Kepala KPPN Semarang II Dedi Sopandi memaparkan dua aspek utama penilaian Kinerja Pelayanan Publik pada KPPN Tahun 2011, yaitu aspek Kinerja Pelayanan Publik dengan bobot 60% dan Indeks Kepuasan Masyarakat dengan bobot 40%. Pemaparan materi disajikan terkait tema, “Upaya Meraih Unit Pelayanan Publik Terbaik”. Lebih lanjut Dedi Sopandi menjelaskan poin-poin penilaian Kinerja Pelayanan Publik secara detail, termasuk inovasi unggulan yang selama ini dilakukan KPPN Semarang II. Dinahkodai oleh Kepala Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov. D.I Yogyakarta, Hendro Baskoro, acara mengalir santai namun mengena. Paparan kedua oleh Kepala Bidang AKLAP Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov. D.I Yogyakarta, Haris Budi Susila, mengusung tema “Meraih Penilaian Terbaik LKPP Tingkat Kuasa BUN”. Haris mengungkapkan strategi dan kunci sukses meraih predikat terbaik dan peringkat teratas LKPP tingkat Kuasa BUN selama tiga tahun berturut-turut. Strategi dimaksud yaitu, Kualitas laporan ; Partisipasi yaitu semua kendala yang terjadi di lapangan baik yang terkait dengan peraturan maupun aplikasi disampaikan melalui surat ke Kantor Pusat dan diupload ke helpdesk ; Ketepatan waktu ; Beban kerja. Strategi yang diprioritaskan adalah kualitas LKPP dimana poin ini sangat tergantung pada kualitas data KPPN. Guna mengawal data KPPN tersebut dilakukan validasi harian, setidak-tidaknya meliputi akurasi data transaksi non anggaran: (1) Penerimaan dan pengeluaran kiriman uang dalam rangka TSA; (2) Penerimaan dan pengeluaran pemindahbukuan intern KPPN; (3) Kas di Bendahara Pengeluaran ; (4) Transaksi Transito. Haris menekankan bahwa dedikasi dan etos kerja tidak bergantung pada usia, tercermin dari prosentase pegawai Bidang Aklap Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov. D.I. Yogyakarta yang 80% lebih berusia lebih dari 45 tahun. Yang penting adalah keyakinan, komitmen dan semangat kebersamaan, dukungan penuh dan apresiasi dari pimpinan, serta inovasi tiada henti.
Sesi kedua dengan moderator Kepala KPPN Purwokerto, Heri Sunarjo. Mengarahkan materi paparan pertama diisi oleh Kepala Bidang PA Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov. Jawa Tengah, Nuryanto. Paparan berjudul “Penyusunan dan Pengesahan DIPA TA 2012” dibawakan secara ringkas dan runtut, diantaranya mengenai proses bisnis penyusunan DIPA TA 2012. Ada yang berbeda antara DIPA TA 2011 dengan DIPA TA 2012 terkait dengan perubahan format DIPA dan DNA . Pungkasan acara hari pertama diisi paparan ”Langkah-langkah Dalam Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2011” oleh Kepala KPPN Yogyakarta. Penjelasan Perdirjen Nomor 73/PB/2011 sebagai pedoman langkah-langkah menghadapi akhir tahun anggaran diulas secara gamblang.
Hari kedua dilanjutkan dengan penyegaran dan ice breaking masing-masing peserta melalui kegiatan senam pagi dan outbound. Suasana semakin mencair manakala eksibisi olahraga berupa voli pasir, tenis lapangan dan futsal pasir antar peserta dua Kanwil digelar. Malamnya merupakan malam apresiasi seni yang menampilkan para peserta membawakan lagu andalannya, diselingi dengan drama, persembahan para pegawai Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov. Jawa Tengah. Sebelum ditutup kedua Kepala Kanwil saling bertukar vandel sebagai cindera mata.
Akhirnya Rakorwil ditutup oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. D.I. Yogyakarta, Hendro Baskoro. Hendro mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan rapat koordinasi wilayah kali ini tidak terlepas dari kerja keras panitia gabungan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta. Apresiasi dan ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan para peserta Rakorwil. Harapannya di masa yang akan datang, semoga kegiatan yang sejenis dapat diselenggarakan lagi guna membangun kerjasama yang lebih erat, berkolaborasi dan melakukan komunikasi yang intens untuk mencari solusi terbaik guna peningkatan kinerja sesuai tema rakorwil kali ini yaitu “Wujudkan Nilai-nilai Kementerian Keuangan Melalui Peningkatan Pelayanan dan Akuntabilitas Keuangan serta Kualitas LKPP”.
Oleh: Heni Roviani – Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta











