Liputan penyerahan DIPA 2013 Provinsi NTB
Mataram, djpbn.kemenkeu.go.id – Bertempat di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat Mataram, kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2013 di Provinsi NTB oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Desember 2012. Acara yang merupakan tindak lanjut penyerahan DIPA TA 2013 di Istana Negara oleh Presiden ini dimulai tepat pukul 08.30 WITA, dipimpin oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Kepala Kanwil DJPBN Provinsi NTB, Dra. Alfiah, wakil Gubernur NTB, Ketua DPRD Provinsi NTB, forum pimpinan musyawarah daerah NTB, dan para Kuaasa Pengguna Anggaran satuan kerja Kementerian/Lembaga di wilayah NTB.
Diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh tamu dan undangan, Kepala Kanwil DJPBN Provinsi NTB kemudian menyampaikan laporannya. Pada kesempatan tersebut, Dra. Alfiah secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur sekaligus menyampaikan data alokasi anggaran untuk Provinsi NTB pada tahun anggatan 2012 yang mencapai Rp. 15, 7 triliun satker vertikal K/L, SKPD Dekonsentrasi, Tugas Perbantuan, Urusan Bersama, serta transfer ke daerah untuk provinsi, kabupaten/kota. Dra Alfiah berpesan bahwa pola penyerapan anggaran selama ini yang selalu berulang setiap tahunnya, cenderung rendah di awal tahun dan kemudian menumpuk di akhir tahun anggaran. Hal ini selain menunjukkan kurang baiknya sisi perencanaan dan manajemen kas, juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah NTB, sehingga perlu komitmen semua pihak untuk melakukan langkah-langkah dalam percepatan penyerapan anggaran.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan DIPA secara simbolis kepada 22 pimpinan daerah/satuan kerja secara langsung oleh Gubernur NTB. Penyerahan DIPA secara simolis tersebut diberikan kepada seluruh Walikota dan Bupati di wilayah NTB, dan beberapa satker yang dinilai memiliki prestasi dalam pengelolaan keuangannya.
Dalam sambutannya Gubernur NTB menyatakan bahwa kegiatan penyerahan DIPA ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka, tapi lebih kepada tanda bahwa APBN tahun 2013 siap dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta merupakan wujud komitmen nyata pimpinan instansi dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan. Gubernur menambahkan, dengan meningkatnya alokasi dana DIPA serta transfer daerah untuk NTB menandakan bahwa postur APBN semakin mengakomodir kepentingan di daerah untuk itu dituntut pula peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya.
Pada sambutannya pula, Gubernur NTB menyampaikan kembali delapan pesan Presiden kepada para Bupati/Walikota terkait pelaksanaan perekonomian daerah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perekonomian nasioanal.
Di akhir sambutannya, Gubernur meminta sekaligus ‘mengancam’ kepada Bupati/Walikota agar seluruh pimpinan daerah dapat hadir pada penyerahahan DIPA di daerahnya masing-masing, karena kegiatan tersebut maknanya selain simbolik juga substantif.
“Apabila terdapat Bupati/Walikota yang tidak hadir pada penyerahan DIPA tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, maka dana DAU, DAK dan DBH untuk wilayahnya akan saya tahan,” ucap Gubernur yang mendapat aplaus panjang dari seluruh undangan.
Oleh : Iman Santosa – Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. NTB
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan











