Jember, djpbn.kemenkeu.go.id – KPPN Jember menggelar Forum Silaturahmi bersama Bank BRI, Kamis (7/2), di Aula KPPN Jember. Hal tersebut dilatarbelakangi penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Direktur Jenderal Perbendaharaan dan Empat Pimpinan Bank Nasional yang ditetapkan sebagai Bank Operasional ( BO ) I, yakni Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI 46 serta Bank BTN. Melalui forum tersebut, KPPN Jember berupaya untuk turut mengawal terlaksananya hak dan kewajiban kedua belah pihak.
Salah satu butir kesepakatan yang harus dilaksanakan pihak bank adalah Bank Opera
sional I wajib memberikan fasilitas dan memberikan pelatihan tentang Cash Management System (CMS). Untuk itu, Kepala KPPN Jember, Darmawan menyampaikan, “Kalau di KPPN sudah terinstal dengan CMS maka kita akan mendapatkan kemudahan dalam akses monitoring transaksi SP2D / SPT antara lain akan mengetahui berapa uang yang di debet dari RPK BUN P KPPN, berapa uang yang hendak disalurkan secara tepat waktu dan tepat jumlah, berapa yang dinihilkan pada sore hari dari RPK BUN P KPPN ke RPK BUN P pusat, berapa uang yang tersalur dari BO I kepada yang berhak dan seterusnya, jadi lalu lintasnya sudah sangat kelihatan. Untuk itu seluruh pegawai KPPN harus memahaminya tidak hanya tupoksi seksi Bank,” ujarnya.
Darmawan melanjutkan, “Kita harus bisa bersinergi dengan berbagai pihak dalam rangka pelaksanaan tugas, kita tidak hanya melaksanakan tugas pekerjaan yang bersifat rutinitas saja karena kalau hanya seperti itu kita tidak memiliki nilai lebih, maka kedepan sinergi ini harus kita galakkan terus tidak hanya dengan Bank BRI tetapi juga Bank Operasional I lainnya, serta dengan pihak lain seperti bersinergi dengan Bupati Pimpinan Kepala Daerah, Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, PT Askes, PT Taspen,” ungkapnya.
Sementara Wakil Pimpinan Wilayah BRI Area Wilayah Malang Heru Setyati yang kehadirannya diikuti perwakilan BRI Cabang Jember, Cabang Situbondo, Cabang Bondowoso, dan Cabang Lumajang mengungkapkan perasaan bangga dan terhormat atas undangan KPPN. Menurut Heru, yang sudah 20 tahun bertugas di kantor pusat dan khusus mengelola bidang IT ini, baru di KPPN Jember ini ada undangan untuk kegiatan sosialisasi CMS, bahkanlanjut Heru Setyati, baru Wilayah Surabaya dan Medan yang sudah menerima Buku Perjanjian Kerjasama (PKS). “Kami siap membantu dan bekerja sama dengan KPPN kapanpun berkaitan dengan CMS ini terutama terkait hak dan kewajiban sebagaimana tercantum dalam perjanjian kerjasama, Kami akan terus mempelajari dan mempedomani butir-butir perjanjian tersebut”, ujarnya.
Oleh: BudiartoWidodo, Kontributor KPPN Jember.











