Sabang,djpbn.kemenkeu.go.id - Hadirnya layanan publik di seluruh wilayah Indonesia menuntut seluruh pengelola keuangan APBN untuk dapat menyelenggarakan pengelolaan keuangan yang lebih berkualitas dengan didukung SDM yang profesional sesuai dengan standar kompetensinya.
Untuk mengembangkan kompetensi dan kualitas Pejabat Perbendaharaan sebagai SDM pengelola keuangan APBN, Direktorat Sistem Perbendaharaan Ditjen Perbendaharaan melakukan kegiatan refreshment dan Ujian Sertifikasi Bendahara kepada Bendahara satuan kerja, Kamis (26/04), di Kantor Layanan Filial KPPN Banda Aceh di Sabang.
“Seluruh Bendahara harus memiliki kompetensi dengan mendapatkan pengakuan kelayakan melalui Bendahara Negara Tersertifikasi (BNT) yang nantinya akan menjadi prasyarat untuk menduduki jabatan fungsional pranata keuangan APBN,” tegas Direktur Sistem Perbendaharaan R.M. Wiwieng Handayaningsih.
Saat menyampaikan hasil Ujian Sertifikasi Bendahara tersebut Direktur Sistem Perbendaharaan, di mana semua peserta ujian dinyatakan lulus. “Sertifikat akan disampaikan kepada seluruh bendahara satker yang telah mengikuti sertifikasi melalui mekanisme konversi dan ujian yang diselenggarakan di lokasi lainnya dalam lingkup kerja KPPN Banda Aceh,” jelasnya.
Hambatan geografis dan keterbatasan jarak dan waktu, seharusnya tidak mengurangi manfaat dari program standardisasi dan peningkatan kapasitas pejabat perbendaharaan. Terbukti, walaupun di ujung barat NKRI, Sertifikasi Bendahara tetap dapat dilaksanakan dengan hasil yang membanggakan. [Febby Johanes Wenji, Kont. Dit.SP]











