Surabaya, djpbn.kemenkeu.go.id- Di ruang pelayanan KPKNL Surabaya, tonggak sejarah Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) diawali.
Saat ini stakeholder menjadi lebih mudah dalam menjangkau berbagai layanan yang diselenggarakan oleh DJPB dan DJKN dengan diresmikannya co-location layanan bersama rekonsiliasi Laporan Keuangan (LK) dan Aset (08/07).
Memberikan motivasi dan apresiasinya, pimpinan Kementerian Keuangan di Jakarta memantau langsung peresmian dengan menggunakan video teleconfrence. “Layanan akan berada pada satu tempat sehingga memberi kemudahan pada satker dan permasalahan tentang laporan keuangan dapat diatasi dengan lebih cepat karena pihak-pihak terkait lebih mudah berkoordinasi” penjelasan dari Kepala Kanwil DJPBN Provinsi Jatim, Kiswandoko pada saat menyampaikan laporan kepada pimpinan di Jakarta.
Co-location layanan bersama nantinya akan diselenggarakan di 12 (dua belas) kota. Layanan bersama yang diberikan berupa; Rekonsiliasi LK dan Laporan BMN, Layanan informasi terpadu bidang Perbendaharaan, Kekayaan Negara dan Pengelolaan Pembiayaan, serta Layanan keuangan lainnya termasuk administrasi hibah. “Dengan adanya layanan bersama ini sangat memudahkan kami sebagai operator SAIBA dan SIMAK BMN, ke depan harapan kami proses rekon tersebut dapat diselesaikan dalam satu hari“ ungkap Ambar dan Agustinus dalam testimoninya.
Ke depan, feature layanan bersama dilengkapi dengan layanan administrasi hibah yang selama ini dilayani oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) dan layanan konsultasi terpadu terkait laporan keuangan, aset serta hibah. “Sosialisasi dan press release di media sangat penting untuk meningkatkan ownership para satker terhadap layanan bersama yang telah diselenggarakan oleh DJPBN dan DJKN” pesan Hadiyanto dalam pengarahannya.
Oleh : Falih, Kontributor Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan











