Jakarta, perbendaharaan.go.id - saat ini aplikasi SPAN telah diimplementasikan di 62 unit KPPN pada 7 Kantor Wilayah. Rollout SPAN harus segera dilaksanakan, walaupun pada masa awal implementasinya akan ditemui permasalahan. Dengan persiapan yang lebih matang, setidaknya permasalahan yang muncul akan bisa diminimalisir. Dengan berbagai pertimbangan, pelaksanaan rollout SPAN dilakukan pada awal tahun 2015. pada awal tahun anggaran, beban pekerjaan pada KPPN akan cenderung rendah, sehingga cukup tepat apabila pelaksanaan Rollout SPAN.
Koordinasi antara kantor pusat Ditjen Perbendaharaan dengan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan telah dilakukan, salah satunya melalui teleconference (19/12). Rapat koordinasi yang dilakukan secara online ini, untuk mempersiapkan pelaksanaan rollout SPAN yang dilakukan pada dua tahap. Tahap satu dimulai tanggal 2 Januari 2015 yang akan dilaksanakan pada 78 KPPN dan 16 Kanwil. Tahap dua dimulai tanggal 2 Februari 2015, dilaksanakan pada 39 KPPN dan 10 Kanwil.
Mitra Kerja KPPN dan Kanwil perlu memahami bahwa proses transformasi dan migrasi yang cukup besar ini akan membawa akibat dari sisi teknis dan nonteknis. Peran KPPN dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan sangat dibutuhkan untuk dapat terlibat aktif untuk memberikan pemahaman kepada mitra kerja dan melakukan koordinasi dengan kantor pusat Ditjen Perbendaharaan sehingga semua permasalahan dapat diselesaikan dengan segera.
Seluruh Kepala Kanwil diharapkan selalu memonitor dan mendampingi Kepala KPPN, dalam pelaksanaan hands on dan pengiriman data awal pada unit masing masing sehingga pelaksanaan rollout SPAN dapat berjalan dengan lebih baik. &ldquosaya meminta komitmen dan kerja keras kita semua, untuk mensukseskan implementasi SPAN&rdquo kata Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono.
Oleh : Media Center Ditjen Perbendaharaan











