Jakarta- perbendaharaan.go.id &ndash Desember tahun 2013 lalu, tren penumpukan realisasi anggaran melonjak tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya. Satker membawa ribuan SPM untuk diajukan ke Kantor Pelayananan Perbendaharaan Negara (KPPN) di bulan-bulan terakhir. Pengantar SPM dan semua pegawai KPPN terlihat lembur diakhir tahun itu.
Memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada seluruh pegawai, Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono melakukan kunjungan kerja ke semua KPPN di Jakarta(23/12). &ldquoSemangat berkerja, terus belajar dan jaga kesehatan&rdquo pesan orang nomor satu di Ditjen Perbendaharaan itu saat menyapa pegawai On Job Training(OJT) lulusan DIII STAN yang sedang magang di KPPN. Di kesempatan itu Dirjen Perbendaharaan melakukan kontak langsung dengan Satker dan menanyakan apakah ada kendala atau masalah dalam pengajuan SPM.
Di beberapa KPPN dibawah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. DKI Jakarta terjadi pemandangan yang berbeda dengan tahun 2013 lalu, tanggal 23 Desember 2014 yang merupakan batas akhir pengajuan SPM Tahun Anggaran 2014 justru terlihat tidak begitu ramai. &ldquobeberapa regulasi mengenai pengaturan pencairan APBN dan penggunaan SPAN dibeberapa KPPN membuat pencairan APBN lebih teratur dan tertib dipenghujung batas akhir pengajuan SPM&rdquo kata Kabbag Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Perbendaharaan Syafriadi.
Pada akhir tahun 2014 ini terjadi perubahan tren pengajuan SPM pada batas akhir pengajuannya. Redaksi perbendaharaan.go.id mendapatkan data sebagai berikut :

Oleh : Media Center Ditjen Perbendaharaan
 











