Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id - Bagian Pengembangan Pegawai Ditjen Perbendaharaan mengadakan kegiatan Pembekalan Pejabat Eselon IV baru Tahun 2015 (08/02). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Project Management Office (PMO) DJPB diberi kesempatan pertama
untuk memberikan sesi bertema Transformasi Kelembagaan (TK) Ditjen Perbendaharaan kepada para pejabat Eselon IV baru untuk menambah wawasan dalam menghadapi perubahan organisasi Ditjen Perbendaharaan ke depan.
Materi disampaikan Noor Faisal Achmad selaku kepala pelaksana harian PMO DJPB dan dimoderatori oleh Ari Sulistiyo Budi, Kooordinator Special Mission dan Accounting & Reporting di PMO DJPBN. Materi mencakup latar belakang transformasi kelembagaan khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan negara di berbagai tempat berikut tantangan-tantangan yang dihadapi serta proses penyusunan dan dukungan para pejabat berupa penandatanganan komitmen terhadap cetak biru transformasi kelembagaan di kementerian keuangan. Dalam pemaparan tersebut dijelaskan pula transformasi di bidang perbendaharaan dari kondisi saat ini menuju kondisi yang diharapkan pada end state 2025. Bidang perbendaharaan dibagi menjadi empat fungsi yaitu; 1) fungsi disbursement and receipt, 2) fungsi liquidity management, 3) fungsi accounting & reporting, dan 4) fungsi special mission. Capaian transformasi kelembagaan pada bidang perbendaharaan dan bidang lainnya, serta detail capaian diantara masing-masing fungsi perbendaharaan dan quick wins/program unggulan pada tahun 2014 dipaparkan sebelum sesi tanya jawab di buka.
Empat orang peserta berkesempatan untuk menanyakan hal-hal terkait TK terutama peran Kanwil dan KPPN pasca transformasi kelembagaan. Pertanyaan tersebut ditanggapi pemateri dengan menyatakan bahwa ada banyak hal yang akan menjadi peran penting kanwil dan KPPN pada saat dan pasca transformasi kelembagaan. Faisal juga mengajak rekan-rekan di derah untuk aktif dan kreatif mengkaji bidang kerja fungsi perbendaharaan yang saat ini belum mendapat perhatian diantaranya peran analisis fiskal, pelaporan dan sistem pengelolaan keuangan di pemda, serta hal lainnya. Hal yang dimasa lalu dianggap tidak penting bahkan diabaikan, di masa mendatang bisa jadi menjadi hal yang sangat diperhitungkan.
Peserta yang memenuhi ruang pertemuan Gedung eks MA jalan Lapangan Banteng Timur terlihat antusias menanggapi materi yang disampaikan, namun karena keterbatasan waktu tidak semua peserta dapat menyampaikan pertanyaan. Faisal mengundang peserta seminar yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Transformasi Kelembagaan DJPBN untuk datang ke Booth Corner Tranformasi Kelembagaan yang terletak di Lt. 2 Gedung Prijadi Praptosuhardjo III Jalan Wahidin II. Ceramah umum Transformasi Kelembagaan dan tanya jawab ditutup dengan pemberian merchandise TK dan ajakan untuk turut bersama mensukseskan Transformasi Kelembagaan Ditjen Perbendaharaan. (HM).
Oleh : Kontributor PMO Transformasi Kelembagaan Ditjen Perbendaharaan











