Salah satu peran Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat di daerah sebagai sebagai Regional Chief Economist salah satunya dengan melakukan analisis makro fiskal tingkat regional yang outputnya berupa Laporan Asset Liability Committee (ALCo) Regional. Laporan tersebut merupakan wujud dari pemantauan dan evaluasi Kanwil DJPb untuk melihat seberapa efektif pelaksanaan belanja di daerah dalam menghasilkan output atau outcome, agar dapat menjadi instrumen bagi formulasi kebijakan.
Selanjutnya dalam rangka memperkuat kualitas laporan ALCo tersebut, serta sebagai upaya untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak yang terlibat, Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat bersinergi dengan Direktorat Pengelolaan Kas Negara menyelenggarakan Focus Group Discussion Piloting ALCo Regional.

Dalam kegiatan ini, Kepala Subdirektorat Optimalisasi Kas Direktorat Pengelolaan Kas Negara Bapak Moch.Abdul Kobir menyampaikan beberapa poin penting terkait desain dan progress ALCo Regional yang dihasilkan oleh Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat diantaranya adalah (1) Analisis lokal perlu digali lebih dalam agar laporan ALCO Regional Sumatera Barat memiliki karakteristik yang unik yang tidak dimiliki oleh regional lain, (2) Data serta cakupan analisis yang disampaikan sudah baik, namun masih perlu ditingkatkan penajaman dari sisi analisa deviasi dari proyeksi dan realisasi.
Melalui kegiatan FGD ini serta melalui masukan yang telah disampaikan oleh berbagai pihak tersebut, diharapkan Laporan Asset Liability Committee (ALCo) Regional yang dihasilkan Kanwil DJPb Provinsi Sumatera barat dapat semakin lebih komprehensif baik melalui penajaman analisa terhadap karakteristik lokal daerah maupun peningkatan dari sisi analisa deviasi dari proyeksi dan realisasi sehingga memberikan manfaat bagi para pengambil kebijakan.

