Gedung Prijadi Praptosuhardjo III B Lantai 2
JI. Wahidin II No. 3, Jakarta Pusat 10710

Rabu Belajar "Penguatan Kompetensi Monitoring & Evaluasi TKD dan Optimalisasi Penyaluran DBH/DAU melalui Treasury Deposit Facility"

 

Jakarta — KPPN Jakarta I kembali menggelar Rabu Belajar, kegiatan rutin yang menjadi wadah pengembangan kompetensi sekaligus ruang berbagi pengetahuan antarpegawai. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen KPPN Jakarta I dalam membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (26/11).

Pada sesi Rabu Belajar kali ini, peserta diajak untuk mendalami perkembangan Monitoring dan Evaluasi Transfer ke Daerah (TKD) hingga November 2025 serta memahami lebih jauh mekanisme penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) melalui fasilitas Treasury Deposit Facility (TDF). Topik ini diangkat mengingat perannya yang sangat krusial dalam mendukung efektivitas penyaluran dana pemerintah ke daerah, sekaligus memastikan bahwa penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara optimal.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Bapak Andre Parindrianto dan Bapak Bramandika Trimegamei, yang menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai dinamika penyaluran TKD, capaian hingga triwulan berjalan, serta tantangan yang masih harus dihadapi. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa tata kelola TKD bukan hanya sekadar pengolahan data atau pemenuhan ketentuan administratif. Lebih dari itu, keberhasilan pengelolaan TKD ditentukan oleh konsistensi dalam monitoring, akurasi dalam pelaporan, serta koordinasi lintas unit yang berjalan efektif dan berkesinambungan.

Lebih lanjut, peserta juga mendapatkan penjelasan mendalam mengenai pemanfaatan Treasury Deposit Facility sebagai salah satu instrumen penyaluran dana transfer. TDF memiliki peran penting dalam menjaga ketepatan waktu penyaluran, memperkuat cash management pemerintah, serta memberikan fleksibilitas bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan kas. Narasumber menekankan bahwa pemahaman yang kuat mengenai alur dan ketentuan TDF akan sangat membantu KPPN dalam memberikan layanan yang responsif dan solutif kepada para pemangku kepentingan.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan yang muncul dari peserta seputar mekanisme evaluasi data TKD, kendala umum penyaluran DBH/DAU, hingga potensi peningkatan koordinasi antara KPPN dan pemerintah daerah. Forum ini menunjukkan bahwa semangat belajar dan kolaborasi di lingkungan KPPN Jakarta I terus hidup dan berkembang.

Melalui penyelenggaraan Rabu Belajar, KPPN Jakarta I berharap seluruh pegawai dapat memperluas wawasan, memperdalam pemahaman teknis, dan meningkatkan kualitas analisis dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Program ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai integritas dan profesionalisme sebagai bagian dari DJPb yang senantiasa mendorong tata kelola fiskal yang unggul.

Dengan kolaborasi, diskusi aktif, dan komitmen bersama, KPPN Jakarta I terus berupaya hadir sebagai instansi yang modern, adaptif, dan siap mendukung pengelolaan APBN yang kredibel dan berorientasi pada pelayanan publik.

***

KPPN Jakarta I, IHSAN !!!
Inovatif, Harmonis, Sigap, Akuntabel, Nyaman

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

Search