
JAKARTA - KPPN Jakarta I kembali menghadirkan ruang kolaborasi lintas instansi melalui kegiatan Kolak Satu Plus (Kolaborasi Layanan Kemenkeu Satu Plus) Edisi ke-13. Agenda ini menjadi sarana strategis dalam memperkuat sinergi antara KPPN Jakarta I, KPP Pratama Jakarta Gambir Satu, dan KPKNL Jakarta II. Kegiatan diselenggarakan secara daring melalui Microsoft Teams pada Rabu, 19 November 2025. Seluruh peserta dari berbagai satuan kerja hadir untuk mendapatkan pembaruan informasi dan peningkatan kompetensi.
Kegiatan dibuka dengan penyampaian Kinerja APBN Oktober 2025 yang memberikan gambaran mengenai dinamika fiskal terkini. Pemaparan mencakup perkembangan realisasi anggaran, tren belanja, dan faktor yang memengaruhi kualitas pelaksanaan kegiatan pemerintah. Satker kembali diingatkan mengenai peran penting mereka dalam menjaga akuntabilitas anggaran. Upaya menjaga kualitas pelaksanaan APBN juga sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, terutama pada aspek penguatan akuntabilitas.
![]() |
![]() |
![]() |
Sesi berikutnya menghadirkan sosialisasi MyIntress Kemenkeu sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas pegawai. Materi berfokus pada pemanfaatan fitur aplikasi dalam memastikan proses pelaporan benturan kepentingan dan pengendalian gratifikasi berjalan optimal. Penguatan integritas ini merupakan pilar penting dalam pembangunan ZI, khususnya pada area manajemen perubahan dan pengawasan. Dengan pemahaman yang lebih baik, satker diharapkan mampu menjaga budaya organisasi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik yang tidak sesuai etika.
Kolak Satu Plus Edisi Ketigabelas berlanjut dengan penyampaian materi mengenai pelaporan SPT 2025 Wajib Pajak Pribadi melalui Coretax. Sosialisasi ini memberikan kejelasan mengenai aturan terkini dan tata cara pelaporan yang benar. Kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya menjaga integritas individu ASN. Dengan demikian, kegiatan ini turut memperkuat budaya kepatuhan yang mendukung keberhasilan pembangunan ZI di masing-masing satuan kerja.
Materi mengenai penyusunan Laporan Barang Milik Negara (BMN) juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Penatausahaan BMN yang akurat mencerminkan kompetensi dan komitmen satker dalam menjaga aset negara. Hal ini beririsan langsung dengan area penguatan tata laksana dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam pembangunan ZI. Dengan pemahaman yang baik, satker diharapkan dapat memastikan laporan yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tidak hanya pemaparan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring profesional antara para pengelola keuangan. Diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi memberikan ruang bagi satker untuk saling bertukar pengalaman dan solusi atas berbagai tantangan di lapangan. Kolaborasi semacam ini mendukung terciptanya ekosistem kerja yang inklusif dan adaptif. Pendekatan ini selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang mendorong integrasi antarunit sebagai dasar pelayanan publik yang unggul.
Selain penyampaian materi, KPPN Jakarta I turut memperkenalkan berbagai inovasi layanan yang dirancang untuk memudahkan satker dalam memahami kewajiban pengelolaan keuangan negara. Inovasi tersebut menjadi bagian dari optimalisasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif. Pengembangan layanan yang adaptif ini menjadi bukti komitmen KPPN dalam menunjang keberhasilan ZI menuju WBK/WBBM. Upaya ini juga memperkuat kolaborasi antarunit dalam menciptakan ekosistem layanan yang terintegrasi dan berkualitas.
![]() |
Secara keseluruhan, Kolaborasi Layanan Kemenkeu Satu Plus edisi kali ini tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga bentuk nyata sinergi antarinstansi di lingkungan Kementerian Keuangan. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi fungsional dalam mendukung pengelolaan APBN yang lebih baik, serta menanamkan nilai integritas sebagai fondasi dalam pelayanan publik. Dengan penyelenggaraan yang konsisten, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan prima. KPPN Jakarta I berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang kolaborasi yang berkontribusi langsung pada keberlanjutan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. |
“Kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, tetapi membangun kepercayaan publik dengan integritas yang tidak pernah berhenti dijaga.”
***
KPPN Jakarta I, IHSAN !!!
Inovatif, Harmonis, Sigap, Akuntabel, Nyaman







