Gedung Prijadi Praptosuhardjo III B Lantai 2
JI. Wahidin II No. 3, Jakarta Pusat 10710

Pojok Zona Integritas

Waspada Phishing! KPPN Jakarta I Tingkatkan Security Awareness Pegawai melalui Rabu Belajar

 

JAKARTA – Di tengah semakin masifnya penggunaan teknologi digital dalam dunia kerja, ancaman keamanan siber juga terus berkembang. Menyadari pentingnya kewaspadaan terhadap risiko tersebut, KPPN Jakarta I menggelar kegiatan Rabu Belajar bertema Sosialisasi Security Awareness pada Rabu (6/5) di Aula KPPN Jakarta I.

Kegiatan yang diikuti oleh Kepala KPPN Jakarta I, para pejabat pengawas dan fungsional, serta seluruh pegawai ini mengangkat materi utama mengenai kewaspadaan terhadap serangan phishing yang kini semakin marak terjadi. Acara dibuka oleh pembawa acara, Ariyuna Fitriani N.S., kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Subbagian Umum, Sudi Situmeang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penguatan security awareness menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Keamanan informasi bukan hanya tanggung jawab unit tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pegawai,” tegas beliau.

Beliau juga mengingatkan bahwa ancaman siber saat ini tidak hanya menyasar sistem, tetapi juga individu sebagai titik awal masuknya potensi risiko. Oleh karena itu, kewaspadaan dan pemahaman mengenai keamanan digital menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

 

Materi sosialisasi disampaikan oleh Canggih Hangga Larang yang menjelaskan bahwa phishing merupakan salah satu bentuk serangan siber yang bertujuan mencuri informasi sensitif pengguna, seperti username, password, data perbankan, maupun informasi pribadi lainnya dengan cara menyamar sebagai pihak terpercaya. Serangan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai media, mulai dari email, SMS (smishing), hingga media sosial. Dalam sesi pembahasan, peserta diajak mengenali berbagai ciri atau red flags dari upaya phishing. Beberapa di antaranya seperti pesan bernada mendesak atau mengancam, alamat pengirim yang mencurigakan, permintaan data pribadi yang tidak wajar, hingga adanya kesalahan penulisan pada isi pesan.

Selain itu, peserta juga diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap tautan maupun lampiran yang dikirim melalui email atau pesan digital. Tautan palsu sering kali dibuat menyerupai situs resmi dengan perbedaan yang sangat tipis sehingga sulit dikenali apabila tidak diperiksa dengan teliti. Narasumber juga menekankan bahwa instansi resmi, termasuk Kementerian Keuangan, tidak pernah meminta password maupun data sensitif lainnya melalui email atau media komunikasi daring. Karena itu, setiap permintaan informasi pribadi harus selalu diverifikasi melalui kanal resmi sebelum ditindaklanjuti. Tidak hanya membahas teori, kegiatan ini juga memberikan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan pegawai dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi risiko serangan siber. Mulai dari membatasi penyebaran informasi pribadi di ruang digital, lebih selektif menerima komunikasi dari pihak tidak dikenal, hingga tidak mudah tergiur tawaran hadiah atau keuntungan instan yang mencurigakan.

Peserta juga diimbau untuk menerapkan praktik keamanan dasar seperti penggunaan two-factor authentication (2FA), pembaruan sistem keamanan perangkat secara berkala, serta penggunaan antivirus yang mutakhir sebagai bentuk perlindungan tambahan terhadap potensi ancaman digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai semakin memahami pentingnya prinsip “think before you click” dalam setiap aktivitas digital. Sikap waspada dan kehati-hatian dinilai menjadi langkah sederhana namun sangat penting dalam menjaga keamanan data dan informasi organisasi.

 

Pada sesi penutup, Kepala KPPN Jakarta I, Jamaluddin Ambo Dai, menegaskan bahwa ancaman siber merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi bersama. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran penting dalam menjaga keamanan informasi melalui sikap disiplin dan bijak dalam menggunakan teknologi digital. Beliau juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang baik dan akuntabel. Kegiatan kemudian ditutup dengan penuh semangat melalui tos bersama dan yel-yel khas KPPN Jakarta I, “Semangat!”, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pegawai dalam menjaga integritas serta mendukung tercapainya tujuan organisasi.

 

 

***

KPPN Jakarta I, IHSAN !!!
Inovatif, Harmonis, Sigap, Akuntabel, Nyaman

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

Search