Madiun-Di hamparan wilayah Madiun Raya, denyut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus bergerak, menyapa kehidupan sehari-hari masyarakat dengan cara yang sering kali tak kasat mata, namun terasa nyata.
Memasuki Triwulan I Tahun 2026, kinerja #UangKita menunjukkan pijakan yang mantap. Penerimaan negara tercatat sebesar Rp0,52 triliun, sementara belanja negara telah mengalir mencapai Rp2,97 triliun. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari gotong royong besar antara negara dan warganya.

Melalui Siaran Pers APBN Kemenkeu Satu Madiun Raya yang digelar secara daring pada Rabu (15/04/2026), para pengelola keuangan satuan kerja dan pemerintah daerah bersama dengan pimpinan kantor vertikal Kemenkeu Satu di Madiun Raya, kembali dipertemukan dalam satu ruang yang sama, ruang untuk berbagi informasi, memperkuat sinergi, serta membaca arah kebijakan fiskal ke depan.
Dari sisi penerimaan, kontribusi hadir dari bea dan cukai, pajak, PNBP Lelang dan Kekayaan Negara. Bea dan Cukai menyumbang Rp295.,83, diikuti oleh Pajak sebesar Rp226,80 miliar, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak dari KPKNL Madiun sebesar Rp1,9 miliar. Setiap rupiah yang terhimpun membawa cerita tentang aktivitas ekonomi yang terus tumbuh dan kepercayaan yang tetap terjaga.
Sementara itu, di sisi belanja, APBN menjelma menjadi penggerak. Di wilayah kerja KPPN Madiun, dana sebesar Rp2.589,32 miliar telah disalurkan, disusul oleh KPPN Pacitan sebesar Rp399,30 miliar. Anggaran belanja ini mengalir ke berbagai sektor, mendorong pembangunan, menjaga layanan publik tetap berjalan, dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada akhirnya, APBN bukan hanya tentang angka dan laporan. Ia adalah tentang hadirnya negara dalam setiap langkah kecil pembangunan, tentang komitmen yang terus dijaga, dan tentang harapan yang dirawat bersama.
========
Halo #MitraKerjaKPPNMadiun!

Di balik setiap layanan yang kami hadirkan, ada kepercayaan yang terus tumbuh dari para pengguna. Hasil Survei Kepuasan Pengguna Layanan KPPN Madiun pada Periode Triwulan I Tahun 2026 menjadi cerminan bahwa langkah-langkah kecil yang kami lakukan, ternyata memberi arti yang besar.
Apresiasi yang diberikan bukan sekadar angka, melainkan energi yang menguatkan komitmen kami untuk terus melayani dengan lebih baik, lebih sigap, lebih hangat, dan lebih berdampak.
Terima kasih atas kepercayaan yang tak pernah putus. Bagi kami, kepuasan Anda bukanlah tujuan akhir, melainkan perjalanan yang akan terus kami jaga dan tingkatkan, bersama.
========
Halo #MitraKerjaKPPNMadiun!
.
Realisasi APBN KPPN Madiun periode Triwulan I Tahun 2026 menghadirkan cerita yang terus bergerak tentang bagaimana setiap rupiah bekerja, mengalir pelan namun pasti hingga 31 Maret 2026. Belanja Pemerintah Pusat tumbuh menjaga ritme dengan capaian Belanja Pegawai sebesar Rp555,17 miliar (27,86%), Belanja Barang Rp107,39 miliar (18,06%), dan Belanja Modal Rp5,10 miliar (6,10%).
Di sisi lain, Transfer ke Daerah hadir menguatkan melalui Dana Alokasi Umum sebesar Rp1.351,20 miliar (33,03%), Dana Desa Rp118,64 miliar (40,50%), DAK Non Fisik Rp397,38 miliar (33,33%), serta Dana Bagi Hasil Rp54,40 miliar (15,80%). Sebagian komponen memang belum bergerak, namun setiap proses memiliki waktunya.
.
Pada akhirnya, APBN bukan sekadar angka, melainkan harapan yang dijaga, kerja yang dirawat, dan manfaat yang perlahan sampai kepada masyarakat. Terima kasih untuk setiap peran yang terus menguatkan. Mari kita kawal bersama agar setiap rupiah tetap berarti. (AP)





