Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id – 9 (Sembilan) orang pegawai Ditjen Perbendaharaan menerima kenaikan pangkat luar biasa atas prestasi dan sumbangsihnya dalam meningkatkan pengelolaan keuangan negara. Kenaikan pangkat luar biasa (KLB) tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana pada momen Rapat Pimpinan Nasional Ditjen Perbendaharaan Tahun 2016 di Jakarta (02/11). Rapimnas ke dua pada tahun 2016 bertema "kerja nyata memantapkan fungsi treasury dalam menjaga akuntabilitas dan kredebilitas keuangan negara".
Keputusan KLB diterima oleh kesembilan pegawai tersebut secara simbolis melalui Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto di hadapan Menteri Keuangan, Direktur Jenderal Perbendaharaan dan seluruh jajaran pimpinan Kemenkeu dan Ditjen Perbendaharaan. “Mudah2an ini (KLB-Red.) bisa menjadi pemicu semangat kami” harap Dirjen Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono dalam laporannya kepada Menkeu.
Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam sambutannya mengapresiasi adanya inovasi yang dihasilkan dari para penerima KLB. Di sisi lain, Kepala BKN juga menyampaikan tantangan bahwa inovasi yang dibuat harus lebih dari sekedar mengkomputerisasikan sistem yang telah ada saat ini, tetapi harus mampu memberikan manfaat lebih dalam mengantisipasi trend transaksi online. Ia juga mengharapkan agar prestasi serupa bisa ditularkan kepada
“Saya mengucapkan selamat atas prestasi yang luar biasa baik ini. Semoga apa yang dihasilkan ini dapat menjadi pemicu, memberikan teladan bagi teman-teman lainnya sehingga bisa menular dan memberikan manfaat bagi sisi pelaksanaan proses bisnis di Ditjen Perbendaharaan”, kata Bima Haria.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati juga memuji prestasi dari para pegawai Ditjen Perbendaharaan tersebut. KLB yang diterima atas sejumlah inovasi, dinyatakan Menkeu sebagai simbol hasrat (passion) yang kuat dari Ditjen Perbendaharaan untuk berbuat lebih bagi optimalnya pengelolaan keuangan negara, disertai adanya visi dalam pelaksanaan tugas bahwa apa yang dikerjakan merupakan bagian dari tujuan yang lebih besar demi kepentingan bangsa dan negara.
Menkeu juga berpesan kepada segenap jajaran Ditjen Perbendaharaan untuk menjadikan para penerima KLB dan kantor-kantor berprestasi di lingkungan Ditjen Perbendaharaan sebagai contoh teladan akan pentingnya sikap inovatif dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan sebagai syarat kemampuan mengantisipasi perubahan.
“Perubahan situasi ekonomi dan dinamika pengelolaan keuangan negara ke depan akan sangat dinamis. Kita harus mampu mengantisipasinya secara cepat. Kalau perlu, kita mengantisipasi perubahan sebelum perubahan itu terjadi” ujar Menkeu.
Oleh : Media Center Ditjen Perbendaharaan













