Liputan Sosialisasi Standar Akuntansi Pemerintah Tahun 2011 Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat
Padang-perbendaharaan.go.id– Demi mengejar laporan kas posisi pemerintah yang wajar tanpa pengecualian, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Sosialisasi Standar Akuntansi Pemerintahan bagi pemerintah daerah wilayah kerja Kanwil DJPBN Provinsi Sumatera Barat, 18 s.d 21 Mei 2011, bertempat di Hotel Bunda, Padang.
Dalam laporannya, Kepala Bagian Umum Kanwil DJPBN Provinsi Sumatera Barat, Mirza Efendi, mengatakan bahwa jumlah peserta ada 40 orang. Para peserta berasal dari 18 daerah kabupaten/kota yang berjumlah 36 orang serta dari bidang AKLAP Kanwil DJPBN Provinsi Sumatera Barat, 4 orang.
Sementara itu Kepala Kanwil DJPB Provinsi Sumatera Barat, Zamhari, dalam sambutannya menyampaikan tentang perbedaan mendasar perubahan SAP yang sebelumnya diatur dengan PP nomor 24 Tahun 2005 dengan SAP yang diatur dalam PP Nomor 71 Tahun 2010. Di samping itu, beliau juga mengharapkan tercapainya laporan keuangan berbasis akrual sesuai dengan amanat UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara meskipun sampai saat ini masih menggunakan laporan keuangan berbasis kas menuju akrual (Basic Cash Towards Accrual).
Berdasarkan data hasil pemeriksaan BPK, laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) masih terdapat 37 pemda dengan opini disclaimer dan 22 pemda dengan opini tidak wajar. Menanggapi hasil pemeriksaan tersebut Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat berpesan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas laporan keuangan baik LKPP maupun LKPD sesuai dengan SAP, supaya mendapat penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP).
Materi sosialisasi dibawakan oleh narasumber Hari Sugiyanto, Tio Novita, dan Izharul Haq, dari Subdit SAP Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan DJPBN. Materi meliputi Gambaran Umum SAP, Kerangka Konsepsual, Konsepsi Neraca, LAK, LRA , serta penyusunan CALK dan Akuntansi Investasi yang disampaikan pada hari pertama sosialisasi. Pada hari kedua peserta menerima materi tentang Akuntasi Persediaan, Aset Tetap, serta Kewajiban dan Piutang.
Sebelum acara ditutup oleh Bapak Zamhari selaku Kakanwil DJPBN Provinsi Sumatera Barat, diserahkan sertifikat secara simbolis kepada peserta yang tertua dan termuda. Adapun peserta tertua diberikan kepada Bp. Syafri Awal (55 th) dari DPPKA Kota Padang Panjang, sedangkan peserta termuda bernama Viranita Arief (24 th) dari Inspektorat Kabupaten Solok. Selain sertifikat, panitia juga memberikan kenang-kenangan kepada peserta yang mendapat nilai terbaik yaitu Nuraini dari PPPKA Kota Payakumbuh, Fidriati Ananda dari PPPKA Kota Solok, dan Amdani dari PPPKA Kabupaten Solok Selatan.
Dalam sambutan sebelum menutup acara, Zamhari, menyampaikan tentang arti pentingnya pemahaman SAP untuk penyusunan laporan keuangan baik pemerintah pusat maupun daerah. Beliau berharap tahun 2015 tidak cuma opini WTP saja yang dikejar tetapi juga kinerja. Sebab menurut beliau, tahun 2015 sudah dimulai penyusunan laporan keuangan dengan basis akrual.
Oleh : Esanov dan Kurniawan – Kontributor Kanwil DJPBN Prov Sumbar
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan










