Liputan sosialisasi Monev Penyerapan Anggaran KPPN Parepare
Parepare, djpbn.kemenkeu.go.id – Sebanyak 250 petugas dari 138 satuan kerja hadiri acara dalam acara Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Penyerapan Anggaran Semester I Tahun 2011 oleh KPPN Parepare, Kamis (14/7).
Acara yang bertempat di aula KPPN Parepare ini diselenggarakan bekerjasama antara KPPN Parepare dan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Propinsi Sulawesi Selatan. Sosialisasi ini adalah salah satu bentuk upaya percepatan penyerapan anggaran oleh satuan kerja agar optimal dan efektif.
“Kinerja kementerian negara dan lembaga juga dinilai dari (tingkat-red) penyerapan APBN yang mereka lakukan,” kata Mattaro Nurdin Arta, Kepala KPPN Parepare. “APBN merupakan salah satu stimulus ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjunya. “Oleh karena itu segera realisasikan anggaran Bapak dan Ibu guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi mikro dan pertumbuhan ekonomi makro di negeri ini,” tambahnya lagi saat membuka acara sosialisasi.
Dalam kesempatan itu, KPPN Parepare menayangkan 10 besar satker yang penyerapan anggarannya paling tinggi. Kepala KPPN yang baru sebulan menjabat di Parepare itu memberikan apresiasi positif kepada mereka. Di samping itu kepala KPPN juga menyampaikan bahwa bagi satuan kerja tingkat penyerapan anggarannya rendah akan mendapatkan peringatan.
Menurut narasumber dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Husni, aplikasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) merupakan salah satu aplikasi yang sangat membantu tugas KPPN. Ia berfungsi untuk memonitor jumlah dan prosentase penyerapan satker. Di samping itu aplikasi monev menjadi sumber data dalam yang berguna bagi pengambilan keputusan oleh pimpinan Ditjen Perbendaharaan dalam memberikan solusi atas masalah yang dihadapi satker.
Di sampaing acara sosialisasi aplikasi monev, Mattaro Nurdin Arta juga memperkenalkan inovasi layanan KPPN Parepare berupa ‘Clinic Perbendaharaan’.
“Clinic Perbendaharaan nanti akan dibentuk dan diisi oleh ‘dokter-dokter’ yang handal dari staf KPPN Parepare,” kata Kepala KPPN Parepare. “Mereka akan membedah semua permasalahan perbendaharaan untuk mendapatkan solusi yang terbaik dan memuaskan bagi satker,” tambahnya.
Oleh : Imam Saroni – Kontributor KPPN Parepare
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan
- Regional
- Dilihat: 3611










