Liputan Sosialisasi dan bimtek aplikasi SAKPA.
Tanjungbalai, djpbn.kemenkeu.go.id - Dalam Laporan Realisasi Anggaran LKPP Kuasa BUN Daerah KPPN Tanjungbalai bulan Nopember 2011, terlihat penyerapan anggaran satker yang masih relatif rendah terutama realisasi belanja modal. Disamping itu, masih perlunya peningkatan pemahaman pejabat perbendaharaan satker atas laporan keuangan maka KPPN Tanjungbalai menyelenggarakan acara sosialisasi dan bimtek aplikasi SAKPA pada tanggal 13 dan 14 Desember 2011. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah optimalisasi penerimaan dan pengeluaran negara tahun anggaran 2011.
Kepala KPPN Tanjungbalai, Rudolf Manurung, yang baru bertugas sejak bulan Nopember 2011, membuka acara sosialisasi dengan perkenalan dan memberikan semangat kepada satker untuk bekerja keras mengoptimalkan realisasi penyerapan anggaran tahun 2011 dalam minggu-minggu terakhir pelaksanaan anggaran T.A. 2011. “KPPN dan satker akan sama-sama bekerja keras dalam akhir tahun anggaran ini, jika ada kesulitan dalam pelaksanaan anggaran jangan ragu-ragu datang ke KPPN, akan kita layani dengan memberikan solusi sesuai ketentuan perundang-undangan” tambah Rudolf Manurung.
Para peserta sosialisasi yang berasal dari 77 satker dan 8 bank di wilayah kerja KPPN Tanjungbalai tampak antusias menyimak materi yang disampaikan narasumber. Mereka berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Tema sosialisasi hari pertama adalah “Penyusunan LKPP T.A. 2011 dan Persiapan Pelaksanaan Anggaran T.A. 2012”, dipandu oleh Moderator Abdul Wahid. Kepala KPPN Tanjungbalai dalam sesi pertama menyampaikan hal-hal penting yang harus dipersiapkan oleh satker dalam rangka pelaksanaan anggaran T.A. 2012, sehingga penyerapan anggaran tahun depan diharapkan akan lebih proporsional dan lebih baik. Sesi berikutnya, Penyusunan LKPP T.A. 2011 dipaparkan oleh Kepala Seksi Vera, Wahyu Widhianto, menguraikan perlunya pemahaman terhadap laporan keuangan oleh pejabat perbendaharaan di setiap satker. Rekonsiliasi pada awal bulan, penyampaian LPJ Bendahara, dan penihilan saldo UP akhir tahun, serta pelaksanaan akuntansi akrual juga menjadi bahasan pada sesi kedua. Mengakhiri acara hari pertama, salah seorang pelaksana Seksi Verifikasi dan Akuntansi, Muhammad Farid, memberikan bimbingan teknis Aplikasi SAKPA versi terbaru.
Pada hari kedua, Kepala Kantor menyampaikan evaluasi permasalahan penyerapan dana dan pelaksanaan anggaran tahun 2011 agar untuk tahun 2012 hal-hal yang menjadi kendala dalam penyerapan dana dan pelaksanaan anggaran tidak berulang. Antusiasme para peserta tidak berkurang meskipun sebagian satker harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam menuju tempat sosialisasi. Pujo Priyatno sebagai moderator memandu acara dengan dua narasumber. Walaupun tema sosialisasi tidak terkait dengan SPAN, namun dengan tujuan memperkenalkan SPAN dan SAKTI kepada mitra kerja KPPN, maka logo SPAN sengaja ditampilkan di samping logo Kementerian Keuangan. Para narasumber juga tidak ketinggalan mengulas sekilas tentang SPAN dan SAKTI, terutama oleh Kepala Seksi Bank/Giro Pos yang sekaligus merupakan Duta SPAN Unit (DSU) KPPN Tanjungbalai, M. Sholeh. Kepala Seksi Bank/Giro Pos juga memaparkan tentang Reversal Penerimaan Negara dan Retur SP2D.
Sesi terakhir dari rangkaian materi sosialisasi disampaikan oleh Henry Nainggolan selaku Kepala Seksi Pencairan Dana I. Materi yang dipaparkan mengenai perencanaan kas untuk tahun 2012, khususnya terkait persiapan implementasi perencanaan kas satuan kerja mulai awal tahun 2012 sesuai Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-8327/PB/2011 tanggal 7 September 2011.
Oleh : Kontributor KPPN Tanjungbalai
- Regional
- Dilihat: 3226













