Liputan Soft Launching KPPN Percontohan
Bitung, djpbn.kemenkeu.go.id - Setelah menunggu selama tiga tahun, akhirnya tiga KPPN di Provinsi Sulawesi Utara diresmikan menjadi KPPN Percontohan. Peresmian tersebut secara simbolis dilakukan dengan menggunting pita di pintu utama KPPN Bitung oleh Walikota Bitung Hanny Sondakh, Senin (1/10). KPPN Bitung menjadi pusat Soft launching tiga KPPN di wilayah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara yaitu KPPN Bitung, KPPN Kotamobagu dan KPPN Tahuna.
Sebagai bentuk ucapan syukur kepada Allah Swt, acara diawali dengan pembacaan doa oleh Taher Mustafa dari Kementerian Agama Kota Bitung, dilanjutkan dengan laporan Kepala KPPN Bitung, Syaeful Hidayat. Dalam sambutannya Syaeful Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Walikota Bitung bersedia hadir.
Lebih lanjut Syaeful menjelaskan sejarah pembentukan 45 KPPN Percontohan tahap I sampai dengan tahap V. Kemudian ia menjelaskan juga bahwa di tahun 2012 ini lonjakan yang signifikan dengan membentuk 134 KPPN Percontohan di seluruh Indonesia.
Syaeful Hidayat yang bertugas sejak tahun 2011 , menjelaskan model layanan KPPN percontohan mengutamakan layanan one stop service, penerapan proses bisnis sederhana, pemanfaatan teknologi informasi. Penerapan Pengelolaan kinerja, transparansi dan tanpa biaya. Adanya SDM yang berkualitas pada KPPN akan membawa perubahan pola pikir para pegawainya.
Selama ini masyarakat mempunyai stigma bahwa layanan publik yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah terkesan lamban, tidak transparan, bahkan diwarnai dengan pungutan tidak resmi. Menurut Syaeful, stigma itulah yang ingin diubah dengan pembentukan KPPN Percontohan. Dihadapan walikota dan para undangan Kepala KPPN Bitung melaporkan juga bahwa realisasi DIPA TA.2012 triwulan III Wilayah Kerja KPPN Bitung ( Kota Bitung, Kab.Minahasa Utara dan Kab.Kep Talaud) baru mencapai 64,67% ( target IKU 60%).
Rendahnya realisasi anggaran disebabkan oleh kurangnya kualitas penyusunan jadwal pelaksanaan kegiatan, kurangnya perhatian atasan langsung dan aparat pengawasan internal terhadap kualitas rencana penyerapan anggaran. Ke depan langkah yang akan ditempuh KPPN Bitung Untuk mendongkrak realisasi anggaran agar tidak menumpuk di akhir tahun akan berkoordinasi dan bersinergi dengan kepala satker , walikota dan bupati.
Dalam sambutannya Hanny Sondakh berharap, tunjukan terus kerja yang lebih baik sebagaimana ciri khas KPPN yakni cepat, transparan, akuntabel dan tanpa biaya serta gunakanlah potensi-potensi yang ada menggerakkan system perbendaharaan yang akurat dan tepat guna. Selanjutnya Hanny Sondakh menyarankan KPPN agar segera menyurati SKPD/ Instansi vertical jika anggarannya belum direalisasikan sesuai target.
- Regional
- Dilihat: 2954













