Liputan Soft Launching Implementasi KPPN Percontohan Tahap VI Lingkup Kanwil Perbendaharaan Propinsi Bangka Belitung
Tanjung Pandan, djpbn.kemenkeu.go.id - Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung Drs. Winarto, MPM meresmikan Implementasi KPPN Percontohan di KPPN Tanjung Pandan, Selasa (16/10). Launching tersebut disaksikan oleh Bupati Belitung dan Belitung Timur, Kepala KPPN Tanjung Pandan dan dihadiri oleh para undangan antara lain dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur serta para Kepala Satker dan pimpinan Bank mitra kerja KPPN Tanjung Pandan.
Sejak berjalannya reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan, Ditjen Perbendaharaan memiliki komitmen yang kuat dalam menjalankan reformasi birokrasi tersebut. Salah satu bentuk komitmennya adalah melaksanakan implementasi KPPN Percontohan di seluruh wilayah Republik Indonesia. Sejaki tahun 2007-2011 telah direalisasikan implementasi KPPN Percontohan sebanyak 42 KPPN, salah satunya KPPN Jakarta II yang diresmikan langsung pada tahun 2007 oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Untuk melanjutkan komitmen Ditjen Perbendaharaan terhadap reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan, pada tahun ini 134 KPPN telah ditetapkan menjadi KPPN Percontohan yang salah satunya KPPN Tanjung Pandan, sehingga pada tahun 2012 ini seluruh KPPN menjadi Kantor Pelayanan Percontohan.
Soft Launching KPPN Percontohan termasuk KPPN Tanjung Pandan ini merupakan momentum penting bagi seluruh keluarga besar Ditjen Perbendaharaan. Kerja keras jajaran Ditjen Perbendaharaan untuk memiliki kantor layanan modern yang menerapkan proses bisnis yang sederhana, sumber daya manusia yang berkualitas, memanfaatkan teknologi informasi dan nyaman di seluruh Indonesia telah terwujud, meskipun masih terdapat beberapa hal masih memerlukan penyempurnaan. KPPN Percontohan ini merupakan persembahan bagi perbaikan layanan kepada seluruh stakeholder Ditjen Perbendaharaan.
Selanjutnya, untuk memberikan pelayanan yang baik kepada para stakeholder, Ditjen Perbendaharaan selalu berupaya untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pelaksanaan bimbingan teknis, diklat kompetensi, assessment dan profiling. Selain itu, pemberdayaan seluruh pegawai menjadi hal yang sangat penting dan pembelajaran terus menerus dijalani tanpa lelah demi terciptanya SDM yang berkualitas mampu menghadapi dan memenuhi tuntutan pelayanan yang baik.
Perlu diketahui bahwa KPPN Percontohan menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Melaui Peraturan Direktur Jenderal nomor PER-30/PB/2012 telah diatur suatu bentuk tata kelola KPPN Percontohan. Hal ini dimaksudkan agar dalam melaksanakan tugas dan fungsinya tidak melenceng dari koridor yang ditetapkan. Seluruh KPPN Percontohan di Indonesia memiliki standar yang sama dalam hal: struktur, tugas dan fungsi, proses bisnis, SDM, sarana dan prasarana, pelaksanaan Sistem Pengendalian Internal (SPI), serta pelaksanaan pengelolaan kinerja.
Demi peningkatan kualitas layanan, SDM pada KPPN Percontohan mau tidak mau harus terus belajar. Mulai dari belajar mengenai peraturan dan proses bisnis yang baru, aplikasi perkantoran serta perkembangan teknologi informasi. Hal tersebut dapat dilakukan melalui Internalisasi nilai-nilai Kemenkeu, Gugus Kendali Mutu, pelatihan service excellence, pelatihan aplikasi perkantoran serta kegiatan yang bersifat team building maupun dengan kegiatan yang yang bersifat positif dan membangun.
Untuk memperkecil kesalahan (fraud) dalam pelaksanaan Standard Operating Procedures (SOP) serta menjamin kualitas layanan KPPN Percontohan, perlu penerapan sistem pengendalian internal yang lebih baik dengan mempertimbangkan manajemen risiko. Selain itu, manajemen pengelolaan kinerja juga sangat perlu dilakukan agar seluruh target kinerja yang ditetapkan dapat tercapai.
Diharapkan keseluruhan standarisasi dalam rangka peningkatan pelayanan publik tersebut dapat terlaksana dengan baik di KPPN Percontohan seluruh Indonesia. Memang mudah untuk membuat sesuatu, akan tetapi akan lebih sulit untuk menjaganya. Drs. Winarto, MPM berpesan agar jajaran Ditjen Perbendaharaan terus menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi stakeholder dan demi terlaksananya reformasi birokrasi. Jangan sampai usaha keras yang dilakukan rusak oleh tindakan yang melanggar kode etik pegawai. Inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan untuk mempercepat dan meningkatkan layanan agar dapat terus dilakukan sepanjang inovasi tersebut sesuai SOP dan tidak menyalahi aturan yang berlaku.
Drs. Winarto, MPM juga berpesan untuk terus belajar dari waktu ke waktu. Perkembangan organisasi akan dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Seluruh jajaran pejabat dan pegawai harus terus menyesuaikan dan memperbaiki diri dengan munculnya perkembangan dan teknologi baru. Diharapkan seluruh mitra kerja KPPN dapat terus mendukung KPPN Tanjung Tandan dalam melakukan reformasi birokrasi dengan cara tidak memberikan gratifikasi kepada pegawai KPPN dalam bentuk apapun. Selain itu, apabila terdapat keluhan, saran yang dapat meningkatkan kinerja KPPN Tanjung Pandan, dapat langsung disampaikan melalui media komunikasi yang ada.
Pada bagian akhir kesempatan pembicaraan, Kepala Kanwil Ditjen Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini antara KPPN Tanjung Pandan dengan para stakeholder untuk menjaga tertibnya proses Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban APBN.
Dengan adanya implementasi KPPN Percontohan ini diharapkan layanan serta hubungan KPPN dengan mitra kerjanya akan semakin baik dari waktu ke waktu demi kemajuan bangsa.
Dalam acara tersebut juga diadakan pemberian penghargaan oleh Kepala KPPN Tanjung Pandan kepada satuan kerja dan bank yang mempunyai kinerja terbaik selama periode TA. 2012 untuk kategori AFS, penyerapan anggaran, rekonsiliasi serta bank persepsi terbaik.
- Regional
- Dilihat: 2588










