Pontianak, djpbn.kemenkeu.go.id - “Bagaimana kami bisa membantu secara optimal, jika perbankan yang lain setengah hati melayani nasabah yang mau menyetor pajak dan setoran lainnya? Malah sebagian bank disinyalir menutup lebih awal loket layanan setoran dari batas waktu yang telah ditetapkan.” Inilah sekelumit “curhat” peserta pada sesi tanya-jawab kegiatan sosialisasi dan penyamaan persepsi terhadap penerimaan Negara dan Treasury Single Account (TSA) yang disampaikan oleh Arief Budiman, Kepala Cabang Bank Mandiri Ngurah Rai Pontianak. Ia mengungkapkan pengalamannya tahun lalu, dimana antrean penyetor sangat panjang dikantornya dan ironis justru terjadi di sebagian bank persepsi lain malah sepi antrean. Menyikapi hal ini Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat Marni Misnur yang bertindak sebagai Narasumber menjelaskan, perlu adanya kesadaran semua pihak, utamanya bank/pos persepsi agar memahami hak dan kewajiban yang telah disepakati dalam dokumen perjanjian jasa pelayanan perbankan sebagai bank/pos persepsi dalam rangka pelaksanaan TSA Penerimaan, yang ditandatangani pimpinan perbankan/pos dan Dirjen Perbendaharaan atas nama Menteri Keuangan pada tanggal 28 Juni 2013.
Kegiatan sosialisasi diadakan di aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalbar tanggal 4 Desember 2013 yang lalu. Peserta yang hadir berasal dari seluruh pimpinan/perwakilan Bank persepsi/Devisa Persepsi/Pos Persepsi, Bank Operasional I, II dan III PBB, para Kepala Seksi Bank KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat serta pegawai SKKI Kanwil. Acara dibuka oleh Marni Misnur dilanjutkan dengan pemaparan tentang hak dan kewajiban Perbankan. Usai paparan, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan ke pihak bank/pos persepsi, sebagai bentuk perhatian dan apresiasi Kanwil terhadap kinerja Perbankan/Pos. Penghargaan mengusung 4 (empat) kriteria penilaian. Pertama, untuk kriteria bank/pos persepsi dengan setoran penerimaan terbesar diraih oleh Bank Mandiri Diponegoro Pontianak. Kriteri kedua, bank/pos persepsi dengan transaksi setoran terbanyak diraih Kantor Pos Pontianak. Ketiga, kriteria Bank persepsi swasta terbaik diraih Bank Central Asia Tbk dan kriteria terakhir bank/pos persepsi dengan inisiatif terbaik diraih oleh Bank Kalbar.
Usai penyerahan awards, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi sesi kedua. Aprijon, Kepala Bidang Supervisi KPPN dan Kepatuhan Internal selaku narasumber, menyampaikan materi tentang tindakan dan cara mengatasi permasalahan teknis yang dihadapi KPPN dan perbankan, ketentuan khusus diakhir tahun anggaran serta pembahasan tentang potensi pembukaan kantor bank/pos persepsi maupun kantor layanan penerimaan negara baru di lingkup wilayah KPPN yang berada dibawah naungan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalbar. Aprijon menghimbau dan memotivasi pihak Perbankan/Pos untuk bisa memanfaatkan kans terhadap potensi tersebut, dengan membuka bank devisa persepsi/bank persepsi/kantor layanan penerimaan yang baru, sebagai ekspansi usaha. Dari respon positif mereka kita berharap, akan tercipta efisiensi biaya dan waktu bagi nasabah yang berdomisili jauh dari kantor bank/pos persepsi dan pada akhirnya secara konkret membantu Negara mengoptimalkan penerimaan Negara dari sektor perpajakan dan non pajak.
Disamping membahas Perdirjen No. Per-42/PB/2013, kegiatan sosialisasi juga membahas permasalahan lain berkenaan dengan retur, reversal, penyelesaian pengenaan denda keterlambatan pelimpahan yang belum disetor yang terjadi selama tahun 2013, serta kegiatan monitoring tim taskforce Bidang SKKI Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalbar yang akan melakukan inspeksi ke bank/pos persepsi tanggal 19-30 Desember 2013 nanti. Diingatkan juga pada perbankan/pos agar tertib membuka loket sesuai dengan jam layanan dan proaktif mensosialisasikan ke masyarakat melalui spanduk maupun media lainnya, berkenaan dengan jam layanan penerimaan setoran sekalian menginformasikan penyetoran tidak hanya dilakukan di loket penyetoran, tetapi bisa juga dilakukan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Kontributor Berita : Aprijon, Kabid SKKI Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalbar
- Regional
- Dilihat: 2211










