Liputan Sosialisasi Pengelolaan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat.
Padang, djpbn.kemenkeu.go.id - “SDM merupakan modal dasar untuk menjawab tantangan dan tuntutan ke depan. SDM yang berkualitas --yang memiliki ketrampilan dan pendidikan yang tinggi— adalah sesuatu yang mutlak,“ demikian ditegaskan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat, Wiwin Istanti, pada saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Pengelolaan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional Kepada Satuan Kerja Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat, Kamis (17/04).
Wiwin melanjutkan, bila kita melihat kondisi SDM Indonesia, misalnya jumlah penduduk yang berpendidikan S3, maka kita akan temui suatu kondisi yang memperihatinkan. Jumlah S3 per 1 juta penduduk Indonesia masih relatif sedikit, yakni baru mencapai jumlah 143 orang. Masih berada di bawah negara tetangga kita Malaysia yang telah mencapai 509 orang atau India yang telah mencapai 1.410 orang. Bahkan kita sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara Jepang yang mencapai jumlah 6.438 orang atau USA yang mencapai 9.850 orang per 1 juta penduduk. Dari sisi Komposisi Pendidikan Angkatan Kerja Tahun 2010, angkatan kerja kita didominasi oleh angkatan kerja yang berpendidikan dasar (SD, SMP) yaitu mencapai 70,4%, jauh lebih besar dibanding Malaysia yang hanya sebesar 24,3%. Beberapa hal inilah yang mendorong dibentuknya Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertujuan memberikan kesempatan mendapatkan beasiswa magister dan doktor, pendanaan riset dan rehabilitasi fasilitas pendidikan.
Acara yang berlangsung di Aula KPPN Padang ini, digelar atas kerjasama antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat dengan LPDP sebagai tindak lanjut hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ditjen Perbendaharaan yang dilaksanakan pada tanggal 2 s.d. 5 April yang lalu di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para pejabat eselon III dan pegawai lingkup Perwakilan Kementerian Keuangan, instansi vertikal dan perguruan tinggi dan menghadirkan narasumber Direktur Keuangan dan Umum LPDP, Syahrul Elly Mahyudin dan Kepala Divisi Pengembangan Dana Kelolaan, Agung Sudaryono.
“Pada kesempatan yang bahagia ini, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat atas inisiatifnya untuk menggelar acara ini. Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat adalah yang pertama mengadakan kerja sama dengan LPDP dalam rangka menindaklanjuti hasil Rapimnas Ditjen Perbendaharaan”, ungkap Direktur Keuangan dan Umum LPDP.
Mengawali paparannya Syahrul Elly Mahyudin menegaskan bahwa LPDP sebagai BLU yang berada di bawah Kementerian Keuangan –sebagai pengelola dana pendidikan—merupakan salah satu jalan alternatif untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa, baik program beasiswa magister maupun doktor. Kesempatan ini terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia dan telah didukung oleh pendanaan yang cukup besar. Pada akhir tahun 2013, nilai pokok dana kelolaan LPDP mencapai Rp15,617 trilyun dan telah memberikan kesempatan bagi 1.555 putera-puteri terbaik bangsa untuk melanjutkan studi di lebih dari 130 universitas yang tersebar di lebih dari 20 negara di seluruh dunia.
Dalam rangka mewujudkan visi Menjadi lembaga pengelola dana yang terbaik di tingkat regional untuk menyiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang Sejahtera, Demokratis, dan Berkeadilan, LPDP memiliki misi mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia melalui pembiayaan pendidikan, mendorong riset strategis dan/atau inovatif yang implementatif dan menciptakan nilai tambah melalui pendanaan riset, menjamin keberlangsungan pendanaan pendidikan bagi generasi berikutnya melalui pengelolaan Dana Abadi Pendidikan yang optimal dan mendukung rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam melalui pengelolaan Dana Cadangan Pendidikan.
Pada kesempatan yang sama Syahrul Elly Mahyudin berharap setelah pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan akan lebih banyak pendaftar beasiswa melalui LPDP dari Sumatera Barat yang kelak akan memjadi pemimpin dan profesional masa depan yang dapat menjadi kebanggan bangsa.
Narasumber kedua, Agung Sudaryono, memberikan penjelasan seputar program-program LPDP, diantaranya Program Beasiswa yang meliputi Beasiswa Magister-Doktor, Beasiswa Tesis-Disertasi, Beasiswa Afirmasi, Presidential Scholarship, Program Pendanaan Riset dan Rehabilitasi beserta persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.
Acara sosialisasi yang dikemas secara interaktif ini cukup memancing rasa antusias para peserta. Rasa antusias ini ditandai dengan banyaknya tanggapan dan pertanyaan yang diajukan. Setelah sesi tanya jawab, sosialisasi ditutup secara resmi oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat.
(Kontributor Kanwil DJPB Prov. Sumatera Barat)
- Regional
- Dilihat: 2380













