Liputan Rapat Koordinasi Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh
Aceh, djpbn.kemenkeu.go.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Aceh kembali menggelar Rapat Koordinasi Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh pada tanggal 16 sampai dengan 18 September 2011, di Hotel The Pade, Aceh Besar. Dengan semangat menuntaskan tahun anggaran 2011, rakor kali ini mengusung tema “Satukan Langkah Untuk Percepatan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2011 dan Peningkatan Kualitas Layanan Kepada Stake Holders”.
Rakor diikuti oleh para pejabat eselon III dan IV dari seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh. Berbagai permasalahan dan program kerja dibahas oleh para peserta, sehingga menghasilkan rekomendasi yang perlu ditindak lanjuti khususnya oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh dan Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan pada umumnya.
Sesuai dengan tradisi Provinsi Aceh “Pemulia Jamee Adat Geutanyo” yang mempunyai arti “Memuliakan Tamu Adalah Adat Kita” Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh Agus Santoso menyambut kedatangan peserta rapat koordinasi. Dalam kata sambutannya, Agus mengatakan bahwa kita dituntut untuk siap dalam mengahadapi perubahan dan mendukung implementasi SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara). Selain itu, Agus juga menghimbau agar kita lebih memperhatikan capaian IKU (Indikator Kinerja Utama) Kanwil dan KPPN yang masih berwarna merah.
Dalam rapat koordinasi tersebut turut hadir Kepala PT. Bank Mandiri (Persero) Cabang Banda Aceh selaku mitra kerja Bank Operasional I dan Kepala PT. Taspen (Persero) Cabang Banda Aceh. Dalam sambutannya Kepala PT. Bank Mandiri Cabang Banda Aceh menyampaikan informasi kepada peserta rapat koordinasi mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi Bank Mandiri sebagai mitra kerja KPPN, yaitu masih terdapat Satuan Kerja yang memiliki rekening pasif, kemudian banyak ditemukan kesalahan
nomor dan nama rekening penerima yang mengakibatkan semakin banyak SP2D yang diretur ke KPPN.
Rapat koordinasi lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, dibagi menjadi 4 (empat) komisi. Komisi A membahas menganai evaluasi kinerja pelaksanaan Bagian Umum dan Persiapan Akhir TA 2011. Komisi B membahas mengenai evaluasi kinerja Pelaksanaan Anggaran dan Persiapan Akhir TA 2011. Komisi C membahas mengenai evaluasi kinerja Pembinaan Perbendaharaan dan Persiapan Akhir TA 2011. Terakhir, Komisi D membahas mengenai evaluasi Pelaksanaan Akuntansi dan Pelaporan dan Persiapan Akhir TA 2011
Dalam rapat koordinasi tersebut juga diberikan piagam dan hadiah terhadap KPPN yang memiliki kinerja terbaik berdasarkan hasil pembinaan tahap I oleh Tim Terpadu Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh pada periode November 2010 sampai dengan April 2011. Penghargaan peringkat pertama diraih oleh KPPN Takengon dan peringkat kedua diraih oleh KPPN Langsa.
Dalam kesempatan tersebut perwakilan KPPN Banda Aceh dan KPPN Lhokseumawe diberikan kesempatan untuk mempresentasikan inovasi/produk kreativitasnya. KPPN Banda Aceh mempresentasikan aplikasi/program pemantauan rekonsiliasi SP2D oleh Dony Maha Putra. Sedangkan KPPN Lhokseumawe mempresentasikan Aplikasi Pembukuan Bendahara Sederhana (SIBUNDA HANA) oleh Arsyal.
Seluruh peserta Rakor mengharapkan setelah berakhirnya kegiatan rapat koordinasi ini, seluruh jajaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh senantiasa selalu bekerja sama dan saling berbagi pengetahuan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada. Selain itu, dengan diberikannya pengharagaan kepada KPPN dengan kinerja terbaik, semoga dapat memacu KPPN lainnya untuk terus meningkatkan kinerja mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Oleh: Sachrul Damhudi dan Yasmi (Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh)











