Liputan Gugus Kendali Mutu KPPN Medan I
Medan, djpbn.kemenkeu.go.id – Implementasi SPAN yang rencananya akan diimplementasikan pada tahun ini benar-benar disambut baik oleh para pegawai Ditjen Perbdnaharaan di daerah. KPPN Medan I adalah salah satu contohnya. Guna meningkatkan kualitas SDM dan konsolidasi, mereka mengawali tahun 2012 dengan mengadakan Gugus Kendali Mutu (GKM) pada tanggal 26 Januari 2012 jam 16.00 sampai jam 17.30 di AULA KPPN Medan I.
“GKM merupakan kegiatan rutin yang sangat penting untuk sharing pengalaman dan pengetahuan, terutama dari pegawai yang baru mendapatkan tugas bimtek (bimbingan teknis-red) atau diklat (pendidikan dan latihan-red), sehingga dapat menambah ilmu untuk kemajuan organisasi,” kata Kepala KPPN Medan I, Ria Hot Juanita Simbolon.
“Kepada rekan-rekan semua, saya mengucapkan terima kasih yang banyak atas tutup tahun 2011 dan penyelesaian LKPP tahunan tepat waktu. Alhamdulillah tidak ada kendala dalam penyelesaian SPM dan SP2D. Untuk ke depannya kita sama-sama saling bersinergi untuk kebaikan bersama dan kemajuan kantor kita,”tambah Ria.
Pada GKM edidi pertama tersebut, berperan sebagai moderator adalah Kepala KPPN Medan I, sedang acara dibawakan oleh Apriyono yang adalah Kepala Subbagian Umum. Sebagai narasumber adalah Sintong Sibuea dan Ruben Fabian Posma. GKM tersebut mengambil tema “Aplikasi KPPN 2012 dalam menyongsong SPAN”.
Sintong Sibuea membahas SE DJPBN No.SE-18/PB/2010 tentang Pelaksanaan Konfirmasi Surat Setoran Penerimaan Negara. Konfirmasi surat setoran manfaatnya antara lain dpat mengurangi kasus pemalsuan Surat Setoran Penerimaan Negara. Perdirjen PBN No.PER-89/PB/2011 tentang Mekanisme Pengiriman dan Koreksi Data Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada KPPN. Dijelaskan bahwa KPPN dilarang melakukan perbaikan database aplikasi SP2D sebelum menerima ADK koreksi SPM dari satker. Koreksi tidak dapat dilakukan terhadap data SPM yang mengakibatkan jumlah uang baik jumlah total pengeluaran, jumlah total potongan dan/atau jumlah bersih dalam SPM.
Ruben Fabian Posma, pemateri kedua menyajikan aplikasi KPPN 2012 baik aplikasi GPP, SPM, dan SP2D. Hanya ada sedikit perubahan dari aplikasi 2011. Dalam aplikasi GPP apabila SPM Gaji belum direkon maka akan ada peringatan pada aplikasi SP2D. Aplikasi SPM ada 2 kolom untuk pengisian NPWP. Pada aplikasi SP2D menu pagu hanya 2 digit yang sebelumnya ada 6 digit.
Kedua pemateri adalah pegawai yang telah ditugaskan untuk mengikuti bimtek tanggal 16 sampai 20 Januari 2012 di Ciloto, Bogor, Jawa Barat. Kesimpulan dari kedua pemateri pada intinya adalah dalam menyelesaikan pekerjaan sangat memerlukan kerja sama antara seksi PD, Bendum, Verak maupun Bagian Umum. Tanpa itu, akan kehilangan jejak dalam menyelesaikan proses pekerjaan. Harus ada sinergi dan konsolidasi antar seksi.
Peraturan konfirmasi dan koreksi ini baru dan berbeda dengan peraturan yang lama. Maka KPPN Medan I akan mengadakan sosilaisasi kepada satker agar ada kesepahaman dan kesamaan persepsi di dalam melaksanakan peraturan ini.
GKM selain untuk meningkatkan kualitas diri dan mempererat silaturahim antar pegawai, juga sebagai sarana curhat yang diharapkan akan dapat memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing pegawai di dalam melayani masyarakat. Tiga puluh lima pegawai KPPN Medan I, sudah tentu mempunyai permasalahan yang berbeda-beda. Sangat diperlukan kesamaan persepsi agar satu jalan satu tujuan dalam memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat.
Oleh : Warnoto – Kontributor KPPN Medan I
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan




