Liputan pemantapan pemahaman mekanisme pencairan apbn 2012 KPPN Parepare
Parepare, djpbn.kemenkeu.go.id – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Parepare kembali berinovasi untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan mengadakan pertemuan sosialisasi dan pemantapan pemahaman percepatan realisasi APBN 2012 dan muatan APBN Pro Rakyat.
Acara ini dihadiri oleh lebih kurang 500 peserta, yang berasal dari kuasa pengguna anggaran satker, PPSPM, bendahara, pimpinan perbankan, LSM, dan wartawan. Hajatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tersebut diadakan di ballroom Restaurant Dinasty, Selasa, 07 Februari 2012.
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kelemahan, kekurangan TA 2011 dan memberikan pemahaman kepada satker agar termotivasi untuk segera merealisasikan anggaran yang dialokasikan dalam DIPA masing- masing.
Hadir dalam kegiatan ini adalah Kakanwil DJPBN Prov. Sulsel, Pardiharto. Saat memberikan sambutan dan arahan dalam pembukaan acara, Parfiharto mengatakan, “APBN adalah stimulus penggerak perekonomian. Dengan semangat putra daerah yang ingin memajukan perekonomian daerahnya, mari segera realisasikan APBN 2012,”ucap Pardiharto.
Beliau memaparkan sejumlah kegiatan dalam APBN yang dinilai sebagai kegiatan atau alokasi dana pro rakyat. Masih dalam arahannya, kakanwil juga menyampaikan kutipan pidato Presiden RI kepada peserta yang hadir salah, satunya adalah realisasi penyerapan APBN 2012 harus segera dipacu. Targetnya pada triwulan I tahun 2012 dapat dicapai 20%, agar APBN 2012 ini benar – benar pro rakyat dan manfaatnya segera bisa dinikmati masyarakat luas.
“Bagi rekan – rekan bendahara, segera setor pajak dan PNBP ke kas negara, lakukan penghematan energi, dan BBM,” kata Kakanwil Ditjen Perbendaharaan itu. “Kalau alokasi APBN untuk rakyat maka penyerapannya harus pro rakyat, jangan menumpuk di akhir tahun, silahkan belanjakan dengan efektif.” Pesannya.
Acara yang dikemas kurang lebih tiga jam tersebut dibahas beberapa materi antara lain, pemaparan pembukaan rekening, mekanisme pencairan dana APBN, tata cara penerbitan SPM 2012, perencanaan kas, dan pemaparan kinerja satker dalam penyusunan laporan keuangan.
Sebelum mengakhiri acara, Kepala KPPN Parepare, Mattaro Nurdin Arta, menegaskan kembali kepada peserta yang hadir agar segera merealisasikan dana yang telah tersedia dalam DIPA. “APBN merupakan stimulus perekonomian jika dana APBN banyak terserap pada awal tahun maka roda pembangunan akan berputar, semua sektor akan bergerak, lapangan usaha akan terbuka dan menyerap tenaga kerja. Sehingga karenanya akan mengurangi pengangguran dan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu mari kita segera realisasikan APBN yang sudah dinantikan berjuta rakyat,”terang Mattaro Nurdin Arta.
Dalam kesempatan yang sama, duta SPAN Unit KPPN Parepare juga tak lupa memberikan update informasi tentang SPAN kepada para peserta yang hadir serta membagikan lembar survei evaluasi kebijakan sistem penyaluran dana SP2D TA 2011 terkait persiapan penetapan kebijakan sistem pengeluaran kas negara pada penyaluran dana SP2D mulai TA 2013.
Oleh : Imam Saroni – Kontributor KPPN Parepare
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan




