Liputan Diseminasi SPAN pada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I Yogyakarta
Yogyakarta, djpbn.kemenkeu.go.id- ”Untuk mendapatkan hasil yang berkualitas, pembuatan selembar kain batik tulis memerlukan proses yang panjang dan tidak kenal lelah, bisa 2-3 bulan dengan setidaknya ada 8 tahapan, mulai proses ngemplong, nyorek/memola, mbatik, nembok, medel, ngerok/nggirah, mbironi, nyogo dan nglorod, yang semuanya harus dilakukan step by step dengan penuh kesungguhan dan ketekunan. Sama halnya dengan SPAN, kalau diibaratkan orang mbatik mungkin sedang dalam tahap ngerok atau nggirah.”
Demikian perumpamaan dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I Yogyakarta, proses panjang SPAN dari mulai design awal yang dilakukan oleh temen-temen Direktorat Transformasi Perbendaharaan, bahkan mungkin periode sebelumnya, sampai nanti saat piloting atau roll out SPAN, tentu juga memerlukan proses yang panjang, kesungguhan, dukungan dan penuh perhitungan untuk bisa menghasilkan produk yang berkualitas sehingga dapat memenuhi amanat reformasi Keuangan Negara yaitu terciptanya pengelolaan Keuangan Negara khususnya Pengangaran dan Perbendaharaan yang transparan, cepat, akurat dan akuntabel dalam satu Management Information System (MIS). Hal tersebut disampaikan dalam acara Diseminasi SPAN Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta pada hari Rabu (29/8).
Lebih lanjut Hendro mengharapkan agar semua pegawai Kanwil DJPBN Provinsi D.I. Yogyakarta siap menyambut SPAN ini dengan terus mempelajari modul-modul manajemen SPAN yang akan diterapkan dalam pelaksanaan tugas nantinya, tidak hanya melalui sosialisasi seperti ini saja, tetapi juga dilakukan secara mandiri dan kelompok di bidangnya masing-masing. Pada kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi para pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta yang hampir 100% lulus dalam pelaksanaan assessment KPPN Percontohan Tahap VI. Sambil berseloroh beliau menyatakan ”Kalau sebelum assessment ada pegawai yang stres tidak bisa tidur, sekarang gantian di kantor pusat tidak bisa tidur memikirkan bagaimana menempatkan pegawai yang lulus ini.”
Acara Diseminasi SPAN tersebut m
erupakan kelanjutan diseminasi materi modul manajemen SPAN sebelumnya (Manajemen DIPA, Komitmen dan Data Supllier), yang pelaksanaannya sempat tertunda terkait dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1433 H dan cuti bersama. Pada diseminasi ini disampaikan 4 materi modul manajemen SPAN oleh 3 narasumber dari Bidang Pembinaan Perbendaharaan yaitu Modul Manajamen Pembayaran disampaikan oleh Noorlina Hidayati, Manajemen Penerimaan dan Manajemen Penerimaan pada Dit PKN dan SMI oleh Enny Setyawati serta Modul Manajemen Kas oleh Arief Rokhman.
Acara yang diikuti oleh 108 pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta berlangsung dari pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB dengan diselingi berbagai games yang melibatkan seluruh peserta sehingga diharapkan peserta tidak merasa jenuh dan bisa menyerap materi yang disampaikan oleh para narasumber.
Oleh : Arief R - Kontributor Kanwil Yogyakarta




