Liputan Pembekalan Service Excellence Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng
Semarang, djpbn.kemenkeu.go.id - Lagu Insan Perbendaharaan dan Nilai-nilai Kementerian Keuangan yang dibawakan Tim Paduan Suara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng menjadi pembuka acara pembekalan service excellence hari itu, Selasa (25/9). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Kanwil serta perwakilan dari KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah .
Acara dibuka oleh Bjardianto Pudjiono, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya ia menyampaikan, “kegiatan ini merupakan media pembelajaran bagaimana cara memberikan pelayanan yang terbaik dan memuaskan kepada stakeholder. Bukan hanya baik, karena baik saja tidak cukup. Harus bisa memberikan Wow effect atas pelayanan yang kita berikan. Dan untuk hal tersebut dibutuhkan upaya, kerja keras, komitmen yang kuat dan keikhlasan untuk dapat memberikan pelayanan dari hati kita. Kita harus melakukan perbaikan diri secara terus menerus, bersikap proaktif dan kreatif agar dapat memenuhi standar pelayan yang diinginkan dan sesuai dengan perilaku utama yang diharuskan dalam Nilai-Nilai Kementerian Keuangan”.
Narasumber pembekalan service excellence , Haryanto, dari Learning Center Group Bank Mandiri Pusat menyampaikan materi dalam suasana santai penuh joke segar. Peserta terlihat begitu asyik menuntaskan keingintahuan tentang bagaimana memberikan layanan yang tidak sekedar senyum saja. Menurutnya, Pembangunan service adalah proses jangka panjang, yang membutuhkan waktu tahunan. Untuk menunjang keberhasilan pembangunan service ini perlu ditunjuk role model atau change agent. Haryanto menambahkan, setiap role model harus mampu menyebarkan virus service excellence kepada teman-teman disekitarnya, karena dengan sekedar teori layanan saja tidak akan menyegerakan perubahan service yang diharapkan oleh organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Para peserta diajarkan pula e
tika menerima tamu,etika bertelepon dan bagaimana berpenampilan yang baik mulai dari cara duduk, berjalan, tersenyum, jabat tangan, kontak mata dan sebagainya. Penyajian materi tersebut tak henti mengundang gelak tawa peserta karena kekakuan yang ditimbulkan oleh para
peraga ketika harus bersimulasi. Para peserta tampak terus berusaha untuk mencoba. Kontribusi : Tim Reportase Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng











