Liputan soft launching KPPN Percontohan Ende
Ende, djpbn.kemenkeu.go.id – Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2012, diperingati dengan sangat luar biasa oleh KPPN Ende. Bertempat di aula KPPN Ende, Hari Kesaktian Pancasila diperingati dengan launching KPPN Percontohan. KPPN Percontohan adalah bentuk nyata reformasi birokrasi yang dilakukan oleh jajaran Ditjen Perbendaharaan. Tidak ada kecurangan, tidak ada gratifikasi, tidak ada birokrasi yang berbeli-belit, semua transparan, semua dilaksanakan dengan cepat, dan semua stakeholder puas terlayani dalam prosesnya melaksanakan amanah APBN.
Hadir dalam acara tersebut, para pimpinan kepala daerah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, serta kuasa pengguna anggran lingkup KPPN Ende.
Kepala KPPN Ende, Suhardjono, dalam sambutan pertama, menyampaikan bahwa Ditjen Perbendaharaan memiliki peran penting dalam pelaksanaan APBN, khususnya menyangkut tiga aspek utama, yaitu: pertama, penatausahaan pendapatan negara, kedua, pengelolaan kas dan penyaluran dana belanja negara, dan ketiga, penyusunan laporan keuangan sebagai wujud pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN.
“Untuk mewujudkan layanan unggulan, perlu dilakukan perbaikan dan penyempurnaan, berupa konsep one stop service, pemanfaatan single database, dukungan SDM yang berkualitas, serta pemanfaatan teknologi informasi,” kata Suhardjono mengomentari tentang bagaimana mengoptimalkan ketiga peran tersebut.
Sementara itu, Plt. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Adi Nugroho, dalam arahannya menyampaikan bahwa terwujudnya good governance dan clean governance ditandai dengan peningkatan kinerja yang disertai perubahan mindset seluruh jajaran Kementerian Keuangan. Posisi Kementerian Keuangan selain sebagai pengguna anggaran/pengguna barang, juga sebagai pengelola fiskal dan bendahara umum negara, menjadi sangat strategis dalam kaitannya dengan pengelolaan APBN, yang dari tahun ke tahun meningkat jumlahnya. Bertitik tolak dari hal tersebut, reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Keuangan merupakan suatu kebutuhan yang harus dilaksanakan dengan baik, benar dan sukses.
“Dengan tekad dan kerja keras baik jajaran Kementerian Keuangan maupun Kementerian Negara/lembaga, kami yakin bahwa upaya perbaikan yang telah dilakukan sebelumnya dan yang hari ini kita luncurkan akan berhasil sebagaimana yang kita harapkan,” tegas Adi Nugroho.
Sementara itu Kepala KPP Pratama Ende, Saripudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPPN Ende memiliki komitmen untuk melakukan transfer knowledge bidang pelaksanaan anggaran. Dia berharap komitmen tersebut didukung oleh semua satker dengan bersungguh-sungguh untuk terus belajar, sehingga dapat terwujud pengelolaan keuangan negara yang bersih dan bertanggung jawab.
Acara dimeriahkan oleh kelompok paduan suara karyawan dan karyawati serta Darma Wanita KPPN Ende. Tepukan menggema setelah dinyanyikan Lagu “Ende Deku Dengu” dan “Hole-Hole” yang menjadi hit lagu KPPN Ende.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Ende, Don Bosco M. Wanggai, menyampaikan ucapan selamat kepada 5 KPPN yakni KPPN Ende, KPPN Waingapu, KPPN Larantuka, KPPN Atambua, dan KPPN Ruteng yang telah ditetapkan sebagai KPPN Percontohan. “Dengan mengucapkan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini saya resmikan Soft Launching Implementasi KPPN Percontohan Tahap VI lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ucap Bupati Ende meresmikan KPPN Ende menjadi KPPN Percontohan yang diikuti dengan pemukulan gong dan tepukan tangan dari tamu undangan sebagai tanda dimulainya era baru implementasi KPPN Percontohan lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Oleh : Kontributor KPPN Ende
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan











