Kendari, perbendaharaan.go.id – Kantor Wilayah DJPBN Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan satu terobosan baru di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan. Salah satu unit eselon II DJPBN ini melakukan pemeringkatan atas Laporan Keuangan Tingkat Wilayah Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) melalui penilaian beberapa unsur terkait laporan keuangan. Ini adalah salah satu upaya memotivasi para pengelola keuangan tingkat satuan kerja (satker) di Provinsi Sulawesi Tenggara agar meningkatkan kepeduliannya dalam menyajikan laporan keuangan secara tertib, tepat waktu, dan berkualitas. Acara pengumuman peringkat penilaian dan penghargaan di lakukan pada hari Jum’t (13/8) di Ruangan Aula Kanwil DPBN Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sebanyak 24 pimpinan satker hadir pada acara tersebut. mengawali sesi pembukaan acara tersebut. Dalam sambutannya sambutan, Kepala Kanwil DJPBN Sulawesi Tenggara, Teddy Rukmantara, menjelaskan bahwa penilaian laporan keuangan UAPPA-W ini dilakukan sebagai bagian dari usaha memberikan bimbingan dan motivasi kepada seluruh satuan kerja agar dapat menyajikan laporan keuangannya secara tertib, tepat waktu dan berkualitas.
”Sesungguhnya laporan keuangan kementerian negara/lembaga (LKKL) dan laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) yang berkualitas sangat bergantung dari peran serta satker dalam memperbaiki laporan keuangannya,” kata Teddy Rukmantara dalam sambutannya membuka acara tersebut. ”LKPP merupakan konsolidasi LKKL dan laporan keuangan bendahara umum negara (LKBUN) dimana penyusunannya dilakukan secara berjenjang dari tingkat satker, timgkat wilayah, tingkat eselon I sampai dengan tingkat kementerian negara/lembaga,” lanjutnya.
”Kegiatan penilaian ini akan terus dilakukan untuk semester yang akan datang. Kepada para satker yang berhasil mendapatkan penilaian terbaik agar terus mempertahankan kualitas laporan keuangannya. Sedang kepada satker yang lain agar terus memperbaiki kualitas laporan keuangannya sehingga dapat bersaing dengan yang sudah baik”, ungkap Teddy Rukmantara lagi.
Penilaian laporan keuangan dimaksud dilakukan atas lima unsur, yaitu ketepatan waktu, kelengkapan laporan, akurasi data dan pengungkapan, estetika/keindahan, serta jumlah Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA) yang dikelola. Selanjutnya, terhadap 128 laporan keuangan UAPPA-W yang telah dilakukan penilaian disusun peringkatnya sehingga diperoleh lima satker yang memperoleh nilai terbaik.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para satker yang memperoleh peringkat lima terbaik diberikan Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara. Piagam Penghargaan diberikan kepada: Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai Peringkat Pertama, Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai Peringkat Kedua dan berturut-turut BPKP Sulawesi Tenggara, Badan Pengawas Obat dan Makanan Kendari, Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara sebagai peringkat ketiga, keempat dan kelima.
Di akhir acara, Kepala Biro Perencanaan dan Pembangunan Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Rachman, menyampaikan kesannya kepada para hadirin bahwa penilaian ini sangat baik bagi setiap satker karena dapat mendukung satker untuk mencapai target opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) khususnya bagi LKKL dan secara umum bagi LKPP di tahun 2011.
Kontributor: Adnan Agung Nugraha – Kanwil DJPBN Prov. Sultra
Editor: Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan











