Yogyakarta, djpbn.kemenkeu.go.id - Kerjasama pengembangan kapasitas pengelola keuangan publik kembali dilakukan Direktorat Jenderal Perbendaharaan dengan World Bank, IMF dan negara/ organisasi donor dalam kerangka Multi Donor Trust Fund (MDTF) melalui pelatihan internasional Design, Sequencing and Implementation of Public Financial Management Reforms (PFMR) di Yogjakarta (09/02-12/02).

Pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terkait proses reformasi pengelolaan keuangan publik di Indonesia ini menghadirkan narasumber dari International Monetary Fund (IMF), World Bank Office Jakarta dan Direktur Pengelolaan Kas Negara Ditjen Perbendaharaan. Pelatihan yang berstandar internasional, serta didukung penuh oleh World Bank dan para negara/organisasi donor dalam kerangka Multi Donor Trust Fund (MDTF) ini terdiri dari 4 bahasan pokok yaitu: Public Financial Management Reform (PFMR), Fiscal Decentralization, Public Investment, dan Cash Management.
Dirjen Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono dalam sambutannya mengharapkan agar peningkatan pemahaman atas reformasi manajemen keuangan publik yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat menjadi pemicu yang mendorong tranformasi dan implementasi keuangan publik yang lebih baik di tiap-tiap organisasi.
“Indonesia needs continuous improvement in public financial management and together we can have the new role as financial transformation agent”, demikian ungkap Marwanto di hadapan 41 pejabat setingkat eselon III pada Kementerian Keuangan, Kementerian PUPERA, Bappenas, Pusku Kepolisian RI, Kemenhan, serta perwakilan European Union, perwakilan Kedutaan Canada (CIDA), dan perwakilan Kedutaan Swiss (SECO).
Kontributor : Direktorat PKN (Editing : Media Center Ditjen Perbendaharaan)











