Liputan Kunjungan Dirjen Perbendaraan di Prov. Kepulauan Riau
Tanjungpinang, Batam, Perbendaharaan.go.id, - Direktur Jenderal Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono, mengingatkan seluruh jajaran Ditjen Perbendaharaan untuk lebih meningkatkan prinsip kehati-hatian dalam melaksanakan tugasnya di tahun politik saat ini. Hal tersebut disampaikan saat menutup acara Rapat Koordinasi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (16/3), di Tanjungpinang.
Terkait dengan Pemilu yang akan dilaksana di tahun 2014 ini, Marwanto menyampaikan pesan agar lebih berhati-hati dan lebih teliti dalam memproses setiap pencarian dana yang diajukan ke KPPN.
“Tahun 2014 adalah tahun politik, untuk itu meminta profesionalisme kita didalam berbagai bentuk pelayanan karena kita adalah ujung dan paling depan dalam melayani mitra kerja terkait dengan pencairan dana pemilu,” pesan Marwanto.
Secara khusus Direktur Jenderal Perbendaharaan menuruskan pesan dari Menteri Keuangan terkait pencairan anggaran terkait pemilu tahun 2014 ini.
“Kita bersama-sama harus berhati-hati melaksanakan tugas dan amanah ditahun politik ini. Kita harus lebih cermat, lebih teliti, tetapi harus juga bisa menjaga governance di dalam setiap proses pencairan dana, karena bisa jadi kita menjadi kambing hitam atas dana yang terlambat, ” ujar Marwanto.
Marwanto berpesan bahwa wajib hukumnya untuk memberikan pelayanan yang baik namun juga tetap prinsip kehati-hatian harus dilakukan agar dapat meminimalisasi kesalahan-kesalahan yang bisa dilimpahkan kepada Ditjen Perbenaharaan (KPPN).
“Kita harus proaktif menanggapi dan menyampaikan berbagai kendala baik lisan ataupun kalau perlu tertulis jika ada kendala (kurang persyaratan-red) pada saat pencairan dana pemilu di KPPN,” Pesannya lebih tegas lagi.
Marwanto Harjowiryono juga mengingatkan kepada seluruh pegawai lingkup Kanwil Ditjen PBN Prov. Kepulauan Riau untuk selalu merasa bersyukur kepada Allah atas apa yang selalu diberikanNya kepada kita semua.
Marwanto mengingatkan kembali bahwa dalam menyelesaikan pekerjaan, kerjasama tim adalah yang utama.
“Masing-masing dari kita mempunyai peran yang saling melengkapi dan kita tidak akan bisa melakukan pekerjaan tersebut dengan sempurna tanpa adanya kerjasama yang baik antara komponen-komponen yang ada dalam mekanisme kerja tersebut” pesan Direktur Jenderal Perbendaharaan penutup arahannya.
Gedung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri dan KPPN Tanjungpinang
Setelah menutup acara rapat koordinasi, Direktur Jenderal Perbendaharaan melanjutkan kunjungannya ke Gedung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri. Gedung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri sementara ini menempati lima ruko berlantai 3 yang disewa, terletak di kota Tanjungpinang. Meski dengan sarana dan prasarana yang terbatas namun semangat dalam mengelolanya dapat menutupi kelemahan tersebut.
Lantai 1 digunakan sebagai front office, ruang kepala kanwil dan ruang bagian umum. Sedangkan lantai 2 beralaskan karpet merah digunakan sebagai ruang Bidang PA I,II, Bidang Supervisi KPPN dan Kepatuhan Internal dan Bidang Aklap. Sedangkan lantai 3 difungsikan sebagai gudang penyimpan arsip dan lainnya. Ruko tersebut didesain sesuai dengan standar lay out Kanwil Ditjen Perbendaharaan lainnya.
Apresiasi diberikan oleh Marwanto Harjowiryono bahwa dalam jangka kurang lebih 2 bulan banyak yang sudah dilakukan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau.
Setelah cukup melihat-lihat kondisi sarana dan prasarana Kanwil, Dirjen Perbendaharaan beserta rombongan beranjak menuju KPPN Tanjungpinang. Dirjen Perbendaharaan menyapa para pegawai yang ia temui. Ia mengamati setiap ruangan yang ada di KPPN Tanjung Pinang. Dikarenakan gedung KPPN Tanjungpinang sudah cukup lama, Kepala KPPN Tanjungpinang mengakui perlu dilakukan pemutakhiran dan penyempurnaan.
KPPN Batam
Keesokan harinya, Senin (17/3), Dirjen Perbendaharaan melanjutkan perjalanan ke KPPN Batam didampingi oleh Didyk Choiroel, Kepala KPPN Tanjungpinang dan rombongan Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, menggunakan Kapal Patroli Bea dan Cukai Batam.
Dirjen Perbendaharaan memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai KPPN Batam yang berkumpul di aula KPPN Batam. Dalam arahannya, Direktur Jenderal Perbendaharaan menekankan bahwa komunikasi yang baik antara KPPN dengan satker akan membantu kita dalam melaksanakan tugas.
“Kita harus memberikan pemahaman kepada satker, apalagi jika yang kita sampaikan kepada satker adalah secara tertulis, jadi harus benar-benar jangan sampai ada salah penafsiran, karena jika salah penafsiran hal tersebut akan menjadi pertanyaan yang bisa menyudutkan kita.”
Disaat bersamaan marwanto juga menyampaikan bahwa semua lini pemerintahan secara bertahap tetapi pasti sudah memberikan apresiasi yang luar biasa positif terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Keuangan.
Setelah kurang lebih 40 menit memberikan pengarahan kepada para pegawai KPPN Batam, Direktur Jenderal Perbendaharaan beserta rombongan kantor pusat kembali ke Jakarta.
Oleh: Sugeng Wistriono dan Novri HS Tanjung – Media Center Ditjen Perbendaharaan




