- SA DJPb
- Berita dan Artikel
Kawal Pandemi, Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat Lakukan Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan 2021
Dalam upaya meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan Keuangan Negara, serta dalam rangka pengembangan, implementasi, penyempurnaan kebijakan akuntansi, dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman para stakeholder, Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan bekerjasama dengan Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat mengadakan acara Sosialisasi Peraturan dan Update Aplikasi Pelaporan Keuangan Tahun 2021 Lingkup Provinsi Jawa Barat dengan tema “Mengawal Penanganan Pandemi dengan Menjaga Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan”. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2021 secara daring melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh satuan kerja lingkup Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat Dedi Sopandi, dalam sambutannya mengatakan bahwa pada laporan keuangan Kementerian Lembaga tahun 2020 meskipun masih dalam kondisi pandemi covid-19, atas strategi dan kebijakan yang luar biasa penanganan pandemi covid19 dan penyelamatan perekonomian dari dampak tersebut, proses bisnis dan pencatatan laporan keuangan selama tahun 2020 tidak diberlakukan khusus sebagai pencatatan dan kejadian luar biasa demikian juga untuk proses Audited. Dilanjutkan dengan Keynote Speech oleh Direktur Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Wiwin Istanti. Pada kesempatannya, beliau menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh satuan kerja yang telah memberikan kontribusi dalam menyusun laporan keuangan tingkat satker yg merupakan input utama dalam penyusunan LKPP tahun 2020. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Lembaga Tahun 2020 pada 86 LKKL dan 1 LKBUN bahwa sebanyak 84 Kementerian Lembaga memperoleh opini WTP dan 2 Kementerian Lembaga memperoleh opini WDP serta Laporan Keuangan BUN memperoleh opini WTP yang telah mencapai 5 kali berturut-turut. hal ini merupakan capaian yang baik di tahun 2020 dan terjadi peningkatan kualitas Laporan Keuangan Kementerian Lembaga ditandai dengan tidak ada lagi Kementerian Lembaga yang mendapat opini Disclaimer. Pencapaian ini tentu saja adalah kerja keras dan komitmen seluruh satker dalam menyusun Laporan Keuangan yang berkualitas sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Ibu Direktur juga berharap kita semua berkomitmen dan berupaya keras dan bersinergi dengan baik sehingga opini WTP dapat di pertahankan di tahun 2021 dan tahun-tahun mendatang.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini tim dari Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan yaitu Rahmat Mulyono Kepala Subdirektorat Sistem Akuntansi, Hesti Prastiwi Kepala Seksi Sistem Akuntansi Instansi, Didied Ary Setyanang Kepala Seksi Sistem Akuntansi Bendahara Umum Negara dan moderator Abdul Rahman Kepala Bidang Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat. Adapun materi yang dipaparkan antara lain current issue akuntansi dan pelaporan keuangan tahun 2021 dan pelaporan PC PEN serta penyusunan LKKL dan update aplikasi pelaporan tahun 2021.
Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan para pengelola dan penyusun keuangan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, menjaring dan menyelesaikan permasalahan yang ditemukan pada Laporan Keuangan 2020 dalam rangka meningkatkan kualitas laporan keuangan tahun 2021. Acara berlangsung dengan hangat terlihat dari antusias para peserta memberikan berbagai pertanyaan serta diskusi.



Pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran dilakukan melalui pengukuran Indikator Kinerja Pengukuran Anggaran (IKPA) yang terdiri dari 13 indikator. Capaian IKPA Satker di lingkungan Polda Jawa Barat pada Triwulan I Tahun 2021 sebesar 98,05. Hal ini lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat sebesar 97,17. Pencapaian ini merupakan kebanggaan bagi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat beserta 12 KPPN di Jawa Barat, khususnya KPPN Sukabumi, atas kinerja yang sangat luar biasa. Selanjutnya diharapkan Satker dapat terus meningkatkan kinerjanya di masa mendatang, khususnya dalam pengisian Capaian Output yang menjadi bagian dari penilaian IKPA.
"Jadi, dari pagu Rp64,99 Triliun realisasi sampai hari ini sudah Rp25,72 triliun atau 39,58 persen," kata Pak Dedi Sopandi.
Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring pada tanggal 20 April 2021 dengan mengundang Satker BLU, BLUD, BPKAD, dan Dinas Kesehatan di Wilayah Jawa Barat. Acara dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Ade Rohman dilanjutkan dengan paparan Pengelolaan BLU - BLUD dengan narasumber Kepala Subdit PST PPDBLU, Dwi Edhi Laksono.


