Dalam rangka meningkatkan pemahaman pegawai dalam implementasi aplikasi Coretax, khususnya terkait proses registrasi akun, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT), serta penanganan berbagai permasalahan teknis yang kerap dihadapi, Kanwil DJPb Kalsel mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Coretax yang menghadirkan pemateri dari Tim Penyuluh Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, dipimpin oleh Bapak R. Ganung Harnawa selaku Penyuluh Pajak Ahli Madya. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan dan turut diikuti secara daring oleh pegawai KPPN lingkup Kanwil DJPb Kalsel, Senin 27 Oktober 2025.
Pemateri menjelaskan bahwa mulai tahun pajak 2025, pelaporan pajak akan sepenuhnya menggunakan sistem Coretax menggantikan DJPOnline, dengan ketentuan bahwa setiap wajib pajak harus memiliki akun aktif serta sertifikat elektronik atau kode otorisasi DJP sebagai dasar tanda tangan dokumen perpajakan.
Selanjutnya, pemateri membahas berbagai kendala umum yang dihadapi wajib pajak, seperti kesulitan penggabungan akun suami-istri dan masalah akses akun akibat perubahan email atau nomor telepon yang sudah tidak aktif.
Kegiatan bimtek dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan akun Coretax. Peserta dibimbing secara intensif oleh pendamping bimtek untuk melakukan pendaftaran akun hingga berhasil memiliki akun aktif lengkap dengan sertifikat elektronik atau kode otorisasi DJP hingga simulasi Pelaporan SPT Tahunan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para pegawai DJPb Kalsel dapat menjadi pionir dalam penerapan sistem Coretax di lingkup instansinya, serta mampu menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan kerja lainnya, sehingga implementasi sistem perpajakan digital dapat berjalan optimal dan mendukung peningkatan kepatuhan serta transparansi perpajakan di lingkungan Kementerian Keuangan.


Pada Selasa (21/10), bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah, telah diselenggarakan Rapat Komite Asset Liability Committee (ALCo) Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan secara rutin setiap bulannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pengelolaan fiskal dan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, turut hadir dalam audiensi bersama jajaran Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan, akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta Local Expert Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Kanwil DJBC Kalbagsel. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antarlembaga untuk mendukung pelaksanaan APBN yang semakin transparan dan partisipatif. (15/10)
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, bersama tim, serta Kepala Kanwil DJKN Kalselteng, Tetik Fajar Ruwandari, melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Program Prioritas Nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kalimantan Selatan. Kunjungan ini berlangsung di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin yang berlokasi di Banjarbaru, Senin (13/10),
Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Catur Ariyanto Widodo, turut berpartisipasi dalam acara Puncak Lelang Serentak Harat Banar (LSHB) 10.10 yang digelar secara hybrid di Kanwil DJKN Kalselteng, Jum’at (10/10),. Acara ini menjadi momentum penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan aset negara dan pemberdayaan ekonomi daerah melalui mekanisme lelang yang terbuka, adil, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Catur Ariyanto Widodo pada Sabtu (04/10), menghadiri Pembukaan Banua QRIStival yang diawali dengan kegiatan Fun Bike yang diselenggarakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan.
Kamis (02/10), Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Bapak Catur Ariyanto Widodo, hadir sebagai narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Strategi Fiskal Daerah dalam Menyikapi Dana Transfer Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Idham Chalid dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan, para Walikota dan Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD/BPKPAD se-Kalimantan Selatan, serta perwakilan dari Bank Kalsel.