Tapaktuan, 25 Juli 2025 – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Tapaktuan menggelar kegiatan Press Release Kinerja APBN, Evaluasi Pelaksanaan Anggaran periode Juli 2025, serta diskusi pengelolaan Uang Persediaan (UP) dan Tambahan Uang Persediaan (TUP). Acara ini berlangsung secara daring melalui platform Microsoft Teams dan dihadiri oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), PPSPM, Bendahara Pengeluaran, serta staf pengelola keuangan dari berbagai satuan kerja.
Dalam pemaparan awal, Kepala KPPN Tapaktuan, Sukadi, menyampaikan bahwa realisasi belanja APBN untuk empat kabupaten/kota di wilayah kerja KPPN Tapaktuan hingga 25 Juli 2025 telah mencapai 46,75%. Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, di antaranya:
- Ketertiban satuan kerja dalam pengelolaan anggaran tepat waktu.
- Keterbatasan SDM yang menjadi isu struktural.
- Miskoordinasi antara tim perencanaan anggaran.
- Rendahnya pemanfaatan transaksi digital.
- Kurangnya pemahaman terkait perencanaan pola belanja dan target capaian output.
- Kontrak yang dimulai di akhir tahun berpotensi menimbulkan masalah.
Sesi diskusi dilanjutkan dengan materi pengelolaan UP/TUP oleh Alvi Syahrin, Pembina Teknis Perbendaharaan Negara. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait kendala pengelolaan dana, yang dijawab langsung oleh narasumber KPPN Tapaktuan.
Komitmen Berkelanjutan
KPPN Tapaktuan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi pengelola keuangan dan memperkuat forum komunikasi dengan satuan kerja. Kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkesinambungan guna mendukung pelaksanaan anggaran belanja Kementerian/Lembaga sesuai regulasi dan kebijakan.




