- Regional
- Dilihat: 3188
Layanan Filial Hadir di Muara Teweh
Liputan Launching Layanan Filial KPPN Buntok di Muara Teweh
Muara Teweh, djpbn.kemenkeu.go.id - Untuk meningkatkan jangkauan pelayanan perbendaharaan di daerah yang jauh dari pelayanan KPPN induknya, Direktorat Jenderal Perbendaharaan melakukan launching Layanan Filial KPPN Buntok di Muara Teweh, Rabu (30/11). Acara dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Djoko Wihantoro. Acara ini dihadiri oleh para Kepala Satuan Kerja yang dilayani oleh layanan filial serta Wakil Bupati Murung Raya Drs H Nuryakin, dan Wakil Bupati Barito Utara, Oemar Zaki Hebanoeddin.
Acara ini dibuka dengan tarian daerah untuk penyambutan tamu oleh pemuda setempat. Pada awal acara disampaikan Laporan Kepala KPPN Buntok, Tri Ananto Putra, atas kesiapan layanan filial KPPN Buntok di Muara Teweh. “Dengan adanya layanan ini, satuan kerja yang berada pada wilayah yang cukup jauh dari Buntok seperti Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara, tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pelayanan dari KPPN”.
Pada launching layanan filial ini disampaikan juga sambutan satuan kerja yang diwakili oleh Ketua Pengadilan Agama. Ketua Pengadilan Agama menyambut baik kehadiran layanan filial yang telah beroperasi sejak bulan juli 2011 ini. “Layanan filial ini membuat kami lebih dekat dengan Kementerian Keuangan, dan bisa lebih cepat lagi menerima pembayaran”, ujarnya.
Kedua wakil bupati yang hadir pada saat itu juga menyampaikan sambutannya dan harapannya atas dibukanya pelayanan filial KPPN Buntok di Muara Teweh. Wakil Bupati Murung Raya menyampaikan harapannya bahwa suatu saat akan dibuat juga layanan filial di Murung Raya. “layanan filial di Muara Teweh ini sangat membantu pak, tetapi jika boleh kami berharap ada layanan serupa di Murung Raya, atau kalau perlu KPPN Definitif di Muara Teweh dan Layanan Filial di Murung Raya” demikian ucapnya, diikuti oleh tepuk tangan dari para tamu yang hadir
Sedangkan Wakil Bupati Barito Utara menyampaikan bahwa pihak pemerintah daerah siap memberikan dukungan dan rekomendasi yang dibutuhkan jika suatu saat layanan filial ini akan dibuatkan menjadi KPPN sendiri. “Pak Djoko, dengan ini kami sampaikan bahwa Pemerintah Daerah Barito Utara siap memberikan dukungan sepenuhnya jika memang suatu saat nanti layanan filial ini dapat didefinitifkan di Muara Teweh.” ucapnya.
Djoko Wihantoro pada sambutannya menyampaikan beberapa poin penting diantaranya adalah tujuan layanan filial sebagai sarana semakin mendekatkan pelayanan publik dalam hal ini pelayanan perbendaharaan kepada para stakeholdernya, dan komitmen Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk terus menerus melakukan inovasi yang meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan itu pula Djoko Wihantoro menyampaikan posisi realisasi anggaran pada triwulan III dan menyampaikan kepada kedua wakil bupati yang hadir untuk mengingatkan para dinas-dinas untuk dapat secepatnya merealisasikan anggaran demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Djoko Wihantoro juga menyampaikan tentang komitmen pemerintah untuk dapat menyampaikan DIPA tepat pada waktunya yaitu pada tanggal 20 Desember 2011. “Penyampaian DIPA akan dilaksanakan di jakarta secara simbolis oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono kepada para Menteri dan Gubernur. Dan oleh karena itu sangat penting untuk para Kepala satuan Kerja untuk dapat bekerja sama dengan baik dalam proses validasi DIPA yang akan berlangsung pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya” jelasnya. Lanjutnya lagi bahwa penyampaian DIPA yang lebih cepat diharapkan dapat mempercepat proses realisasi dan penyerapan anggaran pada awal tahun anggaran.
Pada akhir sambutannya Djoko Wihantoro berpesan agar layanan filial ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para satuan kerja dan mengoptimalkan sarana pengiriman data melalui internet terutama pada proses rekonsiliasi laporan keuangan. “Bapak Ibu Sekalian, Layanan Filial ini sudah dilengkapi dengan prasarana IT yang mendukung, sehingga kami harap Bapak-Ibu dapat terlebih dahulu mengirimkan data rekonsiliasi melalui email sebelum datang ke kantor kami, supaya nanti tidak jauh-jauh datang ternyata datanya masih salah.”
Acara ini ditutup dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Wakil Bupati Barito Utara dan Wakil Bupati Murung Raya, dilanjutkan dengan pemberian penjelasan umum tentang layanan dan standard operating procedure yang digunakan pada layanan filial oleh Kepala KPPN Buntok.
Oleh: Eko Sumando – Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalimantan Tengah








Sebelumnya acara diawali dengan laporan Ketua Pelaksana Kegiatan, Arief Rokhman. Dalam laporannya disampaikan pelatihan diikuti oleh 60 peserta yang terbagi dalam 9 kelas dengan materi yang diajarkan antara lain ; Windows 7, Microsoft Word 2007, Microsoft Excel 2007 dan pengenalan internet.
Pada acara penutupan ini dilakukan penyerahan Serifikat dan Piagam Penghargaan kepada Peserta Terbaik dan Peserta Favorit. Adapun untuk Peserta terbaik diraih oleh :
Kegiatan ini diikuti oleh semua satuan kerja dalam wilayah tugas KPPN Mamuju (berjumlah 174 satker), para mitra kerja dari perbankan dan kantor pos, Kepala Biro Keuangan Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Mamuju, asosiasi jasa konstruksi, dan para awak media massa. Acara dibuka oleh dengan penyampaian laporan oleh Kepala KPPN Mamuju Nanang Maharani. Nanang menyatakan bahwa tujuan KPPN Mamuju sebagai KPPN Percontohan adalah terciptanya derajat pelayanan yang berkualitas, yaitu cepat, tepat, akurat, transparan, dan akuntabel, serta tanpa biaya, dengan memanfaatkan sumber daya secara optimal, dalam mendukung kelancaran pencairan dana APBN, ketepatan dan keakuratan data penatausahaan penerimaan/ pengeluaran negara sehingga lebih memantapkan salah satu peran APBN sebagai stimulus fiskal untuk mendorong peningkatan perekonomian nasional. Di samping itu, mempercepat penyusunan laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban APBN.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulsel dan Sulbar yang diwakili oleh Kepala Bidang PP Marni Misnur yakin bahwa setelah menjadi KPPN Percontohan, KPPN Mamuju akan menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan. Pada akhir sambutannya ia menghimbau kepada para pengelola anggaran negara agar segera merealisasikan dana APBN.
Hadir dalam acara tersebut seluruh adalah pejabat lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta, unsur muspida di wilayah Jakarta, satuan kerja dan bank operasional mitra kerja KPPN Jakarta III dan KPPN Jakarta V.
Adalah cita-cita bersama antara Ditjen Perbendaharaan yang dalam hal ini KPPN dan satuan kerja untuk menjadikan LKPP beropini wajar tanpa pengecualian. Sebagai bentuk dukungan kepada satker dalam rangka meningkatkan kualitas laporan keuangan, KPPN Sekayu mengadakan sosialisasi penyusunan laporan keuangan dan AFS, Rabu (30/11).
“Saya menghimbau agar seluruh satuan kerja menunjukkan semangatnya dalam menghadapi momentum tutup tahun anggaran 2011 ini,” kata Raden Muhammad Adil.
“Dengan memperhatikan dan mematuhi rambu – rambu yang sudah ada maka pelaksanaan pembayaran akan berjalan dengan aman, lancar, transparan dan tentu saja tanpa biaya,” tambahnya.
Kepala Seksi Bank / Giro Pos, Sutyawan menyampaikan materi berkaitan dengan SP2D retur yang masih berada pada rekening “rr” BO I untuk segera di tanggapi oleh satker. Sebab tanggal 30 Desember 2011 semua dana SP2D retur akan disetor ke Rekening Kas Negara. khusus dengan perbankan disampaikan waktu pembukaan loket / pelimpahan dan penyampaian LHP ke KPPN sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Penandatanganan piagam komitmen bersama tersebut dimaksudkan sebagai tanda bahwa segenap jajaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumsel bertekad untuk menginternalisasikan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan. Momen ini secara simbolis juga dimaksudkan untuk mengawali langkah-langkah lebih lanjut internalisasi Nilai-Nilai Kementerian Keuangan, baik yang nantinya diupayakan sendiri oleh Kanwil DJPBN Prov.Sumsel, atau yang merupakan bagian dari program kantor pusat Ditjen Perbendaharaan.
Hasil rakor bersifat teknis disempurnakan dengan isi arahan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumsel. R.Moch Atlap Noor Syamsoe kembali menguingatkan pesan-pesan Direktur Jenderal Perbendaharaan dalam rapimnas beberapa saat yang lalu. Selain itu, R.Moch Atlap Noor Syamsoe menekankan sejumlah hal seperti, koordinasi dan keharmonisan instansi serta penciptaan iklim kerja yang kondusif, semangat dan etos kerja, termasuk komitmen terhadap kelanjutan reformasi birokrasi dan pemberantasan KKN, terakhir semangat terus memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja selaku pengemban tugas perbendaharaan. 

