Jakarta.djpbn.kemenkeu.go.id - Percepatan pelaksanaan APBN tahun 2016 menjadi bagian dari peran penting Ditjen Perbendaharaan melaksanakan IKU cascading Kemenkeu-Wide. Diturunkan dari IKU Menteri Keuangan Wide, Ditjen Perbendaharaan melaksnakan penandatangan IKU Kemenkeu two s.d five (25/01).
Berorientasi pada kelancaran pemenuhan kebutuhan satker, telah dilakukan penyerahan DIPA 2016 lebih cepat daripada tahun sebelumnya. Di beberapa daerah percepatan penandatangan kontrak pengadaaan barang/jasa telah dilakukan setelah DIPA 2016 disahkan dan efektif.
Penerapan Akuntansi Berbasis akrual, Penerapan SAKTI dan penyaluran dana di bidang investasi, subsidi dan pembiayaan termasuk KUR merupakan isu penting dan highlight dalam arahan Menteri Keuangan pada Rapat Pimpinan Kinerja (19/01). Opini BPK atas LKPP yang mulai tahun 2015 disusun menggunakan akuntansi berbasis akrual, menjadi salah satu cerminan keberhasilan Ditjen Perbendaharaan dalam menjalankan peran sebagai pengelola perbendaharaan negara (state treasurer).
Kinerja Ditjen Perbendaharaan pada tahun 2015 mendapatkan apresiasi dari internal Kementerian Keuangan. Beberapa achievement Pengelolaan Kinerja DJPB tahun 2015 antara lain; reviu pengelolaan kinerja tahun 2015 mendapatkan nilai tertinggi sebesar 92,60 , pencapaian IKU kepuasan pengguna layanan tahun 2015 mendapatkan nilai tertinggi sebesar 4,32 bersama DJKN, indeks kesehatan organisasi tahun 2015 mendapatkan nilai tertinggi sebesar 78. Pengukuran kinerja menggunakan Survei Strategy Focused Organization (SFO) yang dilakukan oleh Pushaka Kementerian Keuangan selama kurun waktu 2013 sampai dengan 2015 menunjukan nilai tertinggi masing-masing sebesar 4,89 (skala 6), 4,45 (skala 5), dan 4,60 (skala 5). ”Kami mewakili tim koordinasi pengelola kinerja Kementerian Keuangan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena hampir semua kriteria sebagai unit berkinerja terbaik diraih oleh Ditjen Perbendaharaan ” kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi (OBTI) Susi Wijono.
Reformasi kelembagaan Kementerian Keuangan telah dilakukan bersama mulai dari KPPN, Kanwil sampai dengan kantor pusat Ditjen Perbendaharaan dengan komitmen tinggi dari pimpinan Ditjen Perbendaharaan. Sinergi yang sangat kuat itu membuahkan prestasi dan peningkatan kinerja Ditjen Perbendaharaan. ”tantangan kita kedepan adalah mampukah kita mempertahankan prestasi yang kita raih di 2015, kalau kita tetap berada pada posisi di 2015 artinya prestasi kita akan tersusul oleh eselon 1 yang lain” kata Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono.
Oleh : Media Center Ditjen Perbendaharaan.










