Liputan Kegiatan Workshop Manajemen Keuangan Publik Tingkat Satuan Kerja
Blitar, djpbn.kemenkeu.go.id. Pada tanggal 29 s.d. 31 Maret 2013 bertempat di Kusuma Agro Wisata Hotel - Batu, KPPN Blitar menyelenggarakan Workshop tentang Pengelolaan Keuangan Negara kepada Pengelola Keuangan Satuan Kerja diwilayah kerja KPPN Blitar secara komprehensif. Kegiatan workshop ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan dan telah menginjak tahun ke-4 yang pelaksanaannya dipelopori oleh Kepala KPPN Blitar periode 2009-2010, Didyk Choiroel, S.Sos, MM, M.Si (saat ini Kepala Bagian OTL).
Di samping itu, kegiatan workshop ini sangat diperlukan mengingat pada tahun 2013 akan diterapkannya SPAN dan PMK no.169/PMK.01/2012. Mitra kerja KPPN Blitar belum familier dengan aturan dan aplikasi terkait SPAN dan peraturan pengelolaan keuangan terbaru tersebut.
Atas dasar tersebut di atas, kegiatan workshop ini mengambil tema “Dengan kegiatan workshop keuangan publik, kita bangun sinergi serta ciptakan perubahan menjadi yang terbaik”. Workshop juga menggunakan semboyan change to the best, yaitu berubah menuju yang terbaik. Diharapkan ke depan, KPPN Blitar yang telah berubah menjadi tipe A.1 dapat memberikan pelayanan dan edukasi yang lebih baik kepada stakeholder mitra kerjanya.
Dalam laporan kegiatan Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kepala KPPN Blitar Moch. Nurhidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 187 peserta dari 86 satuan kerja wilayah pembayaran KPPN Blitar, dan dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas manajerial sebanyak 73 peserta dan kelas operasional (114 peserta). Di samping itu, juga hadir 10 perwakilan dari unsur Pemerintah Daerah (BPKAD/DPKAD dan Bappeda) Kabupaten/ Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung, pimpinan Bank Operasional II mitra kerja KPPN Blitar, serta narasumber (dari KPP Pratama Blitar, PT Askes Kediri, dan BDK Malang).
Dikatakannya, maksud dan tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah menyatukan tekad bersama antara KPPN Blitar bersama stakeholder untuk mewujudkan profesionalisme dalam pelaksanaan anggaran dan mutu pelaporan, serta menjadi pengelola keuangan yang terbaik menuju Laporan Keuangan Pemerintah yang Wajar Tanpa Pengecualian.
Pada akhir laporan Kepala KPPN Blitar meneriakkan semboyan workshop ”Change to the Best”, lalu dibalas dengan pekikan “Yes!” dari seluruh peserta.
Selanjutnya, dalam pengarahannya Kepala Kanwil DJPBN Provinsi Jawa Timur Pardiharto mengapresiasi terselenggaranya workshop itu karena dari KPPN di seluruh Indonesia, hanya KPPN Blitar yang mampu menyelenggarakan kegiatan workshop yang melibatkan seluruh mitranya, baik satuan kerja, Pemerintah Daerah, PT Askes, dan Badan Diklat Keuangan. Dalam kesempatan itu pula Kakanwil berpesan kepada kita semua untuk memberikan layanan terbaik kepada satuan kerja. Ke depan tugas KPPN tidak hanya mencetak SP2D saja, namun juga mampu mendorong tumbuhnya roda perekonomian di wilayah pembayarannya, ujarnya. Kegiatan workshop semacam ini patut dicontoh oleh KPPN lain, mengingat kegiatan ini merupakan sarana efektif untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan saling mengenal antara pengelola keuangan satuan kerja dengan satuan kerja yang lain, baik satuan kerja vertikal maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk didalamnya unsur Pengelola Keuangan Daerah sehingga akan memudahkan koordinasi antara yang satu dengan yang lain. Demikian tuturnya.
Materi yang dikemas selain berisi ceramah dan pemaparan adalah acara talk show. Talk show ini diadakan untuk menyampaikan keberhasilan yang telah dicapai selama triwulan I tahun 2013, di samping mendengarkan saran dan kritik dari satuan kerja terhadap pelayanan yang diberikan oleh KPPN Blitar.
Kegiatan workshop ini ditutup dengan outbound. Berisikan permainan yang ringan dan santai, outbound diselenggarakan agar para peserta yang telah mengikuti sesi sebelumnya dengan serius bisa menghilangkan penat sejenak, di samping untuk memupuk rasa kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara pegawai KPPN dengan satuan kerja. Maksud lain yang dapat diambil dari outbound ini adalah timbulnya rasa percaya terhadap teman, terjadinya pendelegasian wewenang yang jelas, serta terbentuknya kerja sama dalam menyelesaikan tugas yang diamanatkan.
Oleh: Kontributor KPPN Blitar
- Regional
- Dilihat: 3195










