Liputan kunjungan kerja Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua
Timika, djpbn.kemenkeu.go.id - “Nah ini yang kita mau, kayak begini,” kata Bjradianto Pudjiono, kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua saat melakukan kunjungan ke KPPN Timika, Jumat, 4 Februari 2011.
Mantan Kepala Bagian Pengembangan Pegawai Ditjen Perbendaharan itu sangat senang melihat perubahan wajah KPPN Timika. Gedung baru KPPN Timika memang terkesan mewah dan bersih. Pintu terbuat dari kaca besar yang di-emboss dan dilengkapi logo Kementrian Keuangan RI. Kondisi tersebut berubah 180 derajat dari kunjungan pertama bulan Juli 2010 lalu. Dalam peninjauan kali ini beliau sempat melihat-lihat kelengkapan layanan pada front office seperti syarat-syarat pengajuan SPM, rekonsiliasi SAI, Kode Etik Pegawai, jam layanan, CCTV, papan penunjuk informasi, ruangan mini TLC, ruang tunggu dan monitor/LCD yang sudah tersedia dan terpasang pada tempat yang sesuai serta memperhatikan kebersihan dan keindahan kantor yang sudah tertata rapi dan bersih.
Kunjungan kerja kali ini dalam rangka melihat lebih dekat kemajuan yang telah dilakukan oleh KPPN Timika serta mempererat silaturahmi dengan para pegawai KPPN Timika dan anggota Dharma Wanita KPPN Timika. Dalam kunjungannya, Pak Anto, sebutan Bjard aianto Pudjiono, beserta ibu didampingi oleh Kepala Bagian Umum Bartolomeus Sato dan seorang pelaksana Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Papua.
Dalam arahannya, Pak Anto menekankan perlunya penambahan kelengkapan pada ruangan front office.
“Perlu ditambah slogan-slogan tentang semangat reformasi birokrasi yang saat ini sedang kita jalankan,” kata orang nomor satu di Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua itu. “Reformasi birokrasi adalah perubahan mindset pegawai, perubahan proses bisnis yang berlaku di KPPN dan pentingnya penguasaan IT, guna peningkatan mutu SDM dan peningkatan mutu layanan,” tambahnya saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada seluruh pegawai.
Beliau juga menjelaskan bahwa penguasaan soft competency dan hard competency pegawai diwujudkan melalui assessment centre atau profiling pegawai dalam menduduki dan mengisi posisi tertentu dengan kompetensi yang sesuai. Guna peningkatan pemahaman dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan peraturan, perlu dilaksanakan gugus kendali mutu bagi semua pegawai. Para pejabat Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Papua diharapakan bisa menjadi anggota group milis Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua sebagai wadah bertukar pendapat dalam menghadapi kendala pelaksanaan tugas.
Bjardianto Pudjiono juga menekankan pentingnya mengetahui kapasitas diri masing-masing pegawai untuk mengetahui kemampuan dan kelemahannya. Hal tersebut penting dalam rangka peningkatan soft competency dan hard competency, guna meraih apa yang diinginkannya. Sebelum menutup pertemuan tersebut, Pak Anto memberikan kesempatan bagi para pegawai KPPN Timika yang ingin menyampaikan pertanyaan.
“Jangan hanya menjadi yang baik, tapi jadilah yang terbaik, be the best,” kata Bjardianto Pudjiono menutup arahannya.
Pada kunjungan kerja kali ini secara keseluruhan beliau menyatakan cukup puas dengan perubahan yang dilakukan oleh KPPN Timika baik secara fisik maupun dalam penerapan tupoksi walaupun masih perlu sedikit polesan guna mempercantik diri dan menitip pesan agar jangan berpuas diri tetapi tetap berjuang untuk menjadi yang terbaik.
Kontributor : Sri Hartama – Kepala KPPN Timika dan Leonardo Rajagukguk – Koordinator Tim Kreatif Kanwil DJPBN Prov. Papua
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan











