Liputan Capacity Building Aplikasi Perkantoran di KPPN Batam
Batam, djpbn.kemenkeu.go.id - KPPN Batam menyelenggarakan kegiatan capacity building dalam rangka meningkatkan kemampuan para pegawai di bidang teknologi informasi/komputer berupa Pelatihan Aplikasi Perkantoran. Kegiatan tersebut dilakukan menindaklanjuti surat Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan tanggal 26 September 2011 Nomor S-88/PB.1/2011.
Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 21 Oktober 2011 dan terakhir dilasanakan tanggal 3 Desember 2011.Kegiatan tersebut difokuskan pada pelatihan penggunaan aplikasi komputer Microsoft Windows 7, Microsoft Office 2007 (Word, Excel dan PowerPoint) yang merupakan aplikasi yang sangat familiar digunakan dalam operasional perkantoran.
Tiada kata terlambat untuk belajar, berubah dan berani mecoba itulah spirit yang dicoba untuk dibangun oleh KPPN Batam untuk mewujudkan nilai-nilai profesionalisme, pelayanan dan kesempurnaan. Tak bisa ditawar lagi bahwa penggunaan teknologi khususnya komputer sudah menjadi sebuah kewajiban dalam operasional perkantoran. Saat ini pekerjaan kantor seperti yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (Treasury Office) menuntut penyelesaian yang cepat, tepat dan akurat dan semua itu salah satunya dapat ditunjang dengan penggunaan teknologi komputer.
KPPN Batam menargetkan peserta pelatihan adalah seluruh pegawai baik staf maupun pejabat. Namun demikian, sasaran khusus dari pelatihan ini adalah pegawai yang belum mumpuni atau belum terbiasa atau bahkan “phobia” terhadap penggunaan aplikasi komputer. Adapun waktu yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut adalah setiap hari Jum’at dimulai pada pukul 16.30 WIB dengan durasi sekitar 45 menit. Pengajar dalam pelatihan ini adalah pegawai KPPN Batam sendiri yang dianggap cukup menguasai penggunaan aplikasi atau fitur-fitur tersebut.
Tiga metode yang digunakan dalam capacity building “aplikasi perkantoran” di KPPN Batam yaitu, pertama, pemaparan teori yang disampaikan oleh trainer disertai simulasi visual. Kedua, praktik langsung sesuai yang contoh yang diberikan oleh trainer. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan tingkat keterampilan komputer. Peserta yang memiliki keterampilan komputer kurang melakukan praktik langsung mengerjakan soal latihan dengan bantuan rekan satu kelompok yang memiliki ketrampilan komputer lebih. Ketiga, evaluasi hasil pelatihan dengan mengerjakan soal dari trainer
Animo pegawai khususnya yang masuk dalam kategori kurang menguasai computer cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan tingkat partisipasi kehadiran peserta dan antusiasme dalam melakukan praktek. Namun demikian masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya prasarana untuk praktek dan masih kurangnya jam latihan untuk praktek. KPPN Batam berharap hal ini bisa segera diatasi apalagi ditunjang dengan perhatian dari kantor pusat.
Oleh: Kontributor KPPN Batam




