Liputan Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi Forecasting Satker (AFS), LPJ Bendaharawan, dan Penatausahaan Piutang PNBP Tahun 2012 KPPN Sorong – Papua Barat.
Sorong, djpbn.kemenkeu.go.id - KPPN Sorong menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Forecasting Satker (AFS), pada tanggal 8-10 Mei 2012. Kegiatan tersebut dipadu dengan Sosialisasidan Bimbingan Teknis Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendaharawan dan Penatausahaan Piutang PNBP. Hadir sebagai pesrta Bendahara Pengeluaran dan Operator seluruh satker di lingkungan KPPN Sorong.
Pelaksanaan bimtek ini sekaligus menindaklanjuti surat Direktur Pengelolaan Kas Negara Nomor S-3552/PB.3/2012 tanggal 23 April 2012 tentang Penggunaan Aplikasi Forecasting Satker (AFS) dan Aplikasi Forecasting KPPN (AFK) dalam Penyusunan dan Penyampaian Perkiraan Penarikan Dana / Pencairan Dana Tahun 2012.
Kepala KPPN Sorong – Sujadi dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta bahwa kegiatan sosialisasi dan bimtek ini bertujuan untuk memahami dan menyamakan persepsi dalam hal pencairan anggaran terutama berkaitan dengan ketentuan terbaru mengenai penggunaan Aplikasi Forecasting Satker dalam penyusunan dan penyampaian perkiraan penarikan dana. Acara ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dengan maksud agar materi yang disampaikan para narasumber bisa terserap dan diimplementasikan dalam pengelolaan anggaran masing-masing satker.
Dalam kesempatan ini Sujadi juga menegaskan kembali komitmen KKPN Sorong bahwa semua jenis layanan di KPPN Sorong tidak dipungut biaya sama sekali. Untuk itu Kepala KPPN menghimbau kepada seluruh satker agar tidak memberikan sesuatu dalam bentuk apapun kepada staf maupun pimpinan KPPN Sorong.
Sesi pertama diawali dengan materi mengenai landasan hukum pelaksanaan perencanaan kas bagi satuan kerja maupun KPPN. Materi yang disampaikan oleh Arnold Kakisina dan Djoko Julianto ini perlu disampaikan kembali agar satker mempunyai pemahamam yang utuh mengenai arti strategis perencanaan kas baik dalam skala satker maupun nasional. Agar runtut, panitia melanjutkan dengan bimtek cara mengoperasikan AFS yang disampaikan oleh Luqman Elhakim dan Jan Jack Jolli Rasubala. Sesi ini berlangsung cukup dinamis mengingat AFS versi 2012 yang sekarang terintegrasi dengan aplikasi RKAKLDIPA 2012. Pengintegrasian tersebut merupakan hal baru bagi sebagian besar peserta.
Setelah break, pemateri berikutnya adalah Safiuddin dan Cosmas Sakti Wijaya Adi yang menyampaikan LPJ Bendaharawan. Dan sebagai penutup adalah Penatausahaan Piutang PNBP yang disajikan oleh Spankye Letlora.
Selama tiga hari tersebut, KPPN Sorong berusaha menjadi guru, mengajak satker bergandeng tangan untuk melaksanakan dengan penuh kesungguhan berbagai peraturan terbaru khususnya terkait dengan perencanaan kas.
Kontributor KPPN Sorong : Djoko Julianto












