Liputan diskusi persiapan implementasi SPAN KPPN Sumbawa Besar
Sumbawa Besar, djpbn.kemenkeu.go.id – Implementasi SPAN sudah di ambang pintu. Segenap jajaran insan Perbendaharaan baik di Pusat maupun di daerah menyambut dengan antusias implementasi SPAN ini. Setidaknya hal ini tecermin pada saat diadakannya diskusi terkait persiapan menjelang implementasi SPAN di KPPN Sumbawa Besar, Rabu, 9 Mei 2012.
Bersamaan dengan selesainya pelaksanaan deployment infrastruktur SPAN , diadakanlah Gugus Kendali Mutu dengan tema Transformasi Kelembagaan DJPBN (khususnya KPPN) pascaimplementasi SPAN. Materi ini dibawakan oleh salah satu anggota tim CMC SPAN, yakni Duta SPAN Koordinator Wilayah Bali-NTB-NTT yang juga sebagai anggota tim deployment infrastruktur SPAN.
Dalam sambutannya Kepala KPPN Sumbawa Besar, Wahyu Harmono menyampaikan rasa optimisme yang tinggi bahwa SPAN nantinya dapat berjalan dengan baik bila seluruh komponen dapat bekerja sama dalam mendukung pelaksanaan implementasi SPAN.
Dalam GKM ini, pemateri memaparkan perubahan proses bisnis di KPPN dan juga akan adanya transformasi kelembagaan baik di tingkat kantor vertikal maupun di kantor pusat. Dalam sesi tanya jawab isu yang hangat dibicarakan adalah terkait keterbatasan user license SPAN yang diterima oleh KPPN Sumbawa Besar yaitu hanya 8 (delapan). Kekhawatiran ini berupa anggapan bahwa mereka yang tidak memiliki user license nantinya “tidak terpakai”. Paradigma bahwa setiap perubahan akan meminta pengorbanan masih melekat di sebagian pegawai.
Namun, di akhir acara, Kepala KPPN Sumbawa Besar meyakinkan semua pegawai untuk selalu siap dan tanggap terhadap perubahan yang akan selalu terjadi dan pengorbanan yang terjadi adalah usaha untuk berpindah dari comfort zone ke zona yang lebih baik, bisa saja berupa kemauan untuk meningkatkan kualitas diri demi mampu mengikuti arus perubahan itu. Toh, sejak dulu pepatah mengatakan, “ Semua hal pasti berubah, kecuali perubahan itu sendiri.”
Oleh: Agus Iman Santoso – Kontributor Sumbawa Besar
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan












