Liputan soft launching KPPN Percontohan Sumbawa Besar
Sumbawa Besar, Perbendaharaa.go.id - Bertepatan dengan 47 Tahun hari Kesaktian Pancasila, geliat reformasi birokrasi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan ditegaskan kembali dengan dilaksanakannya Launching KPPN Percontohan Tahap VI. KPPN Sumbawa Besar mewakili tiga KPPN Percontohan dilingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, mendapat kehormatan sebagai tempat untuk dilangsungkannya Launching KPPN Percontohan Tahap VI ini.
Dalam balutan kesederhanaan, acara dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Tepat pukul 10.00 WITA acara yang dihadiri oleh Assisten II Kab. Sumbawa, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. NTB, Para Kepala KPPN Lingkup Kanwil DJPBN Prov. NTB, Pimpinan Perbankan Mitra Kerja KPPN Sumbawa Besar, dan Para Kuasa Pengguna Anggaran wilayah pembayaran KPPN Sumbawa Besar dan diselenggarakan di halaman KPPN Sumbawa Besar secara resmi dibuka dengan diawali doa. Sebagai tuan rumah, Kepala KPPN Sumbawa Besar menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan atas terpilihnya Sumbawa Besar sebagai tempat untuk penyelenggaraan soft Launching KPPN Percontohan Lingkup Nusa Tenggara Barat ini.
“Tujuan utama reformasi birokrasi adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan public. Upaya perbaikan ini dilakukan secara sengaja (by design) dalam upaya memenuhi tuntutan kebutuhan yang berkembang, transparansi dan akuntabilitas,” kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov NTB, Alfiah.
“KPPN memang mempunyai sejarah kelam, namun reformasi birokrasi yang dijalankan oleh Ditjen Perbendaharaan telah mengubahnya. Pembentukan KPPN Percontohan yang terus bergulir hingga sekarang adalah bukti keseriusan reformasi tersebut,” sambungnya.
“Soft Launching ini bukanlah hanya merupakan kegiatan seremonial semata, melainkan titik awal yang me-refres¬h perubahan mindset kita ke arah yang lebih baik,” tegas orang nomor satu di Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTB itu, “(Ini merupakan) tekad untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, tambahnya lagi.
Beliau juga berpesan kepada para stakeholders untuk kerjasamanya agar proses pelaksanaan dana APBN yang menjadi tanggung jawab masing-masing dapat dilaksanakan dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi. Dalam penutupannya beliau menghimbau agar bersinergi dalam kebaikan dan ucapan terima kasih atas dukungannya selama ini.
Sebelum dilanjutkan dengan sambutan Bupati Kab. Sumbawa yang diwakili oleh Assisten II Kab. Sumbawa, acara diselingi dengan pemutaran film profil KPPN Mataram, KPPN Bima, KPPN Selong dan KPPN Sumbawa Besar.
Untuk diketahui bersama, bahwa upaya untuk melakukan reformasi birokrasi telah menjadi agenda pemerintah pusat sampai pemerintah daerah. Upaya tersebut tertuang dalam suatu grand design reformasi birokrasi yang berisi arah k
ebijakan reformasi birokrasi nasional untuk tahun 2010-2015, dengan tujuan agar arah reformasi birokrasi berjalan secara efektif dan efisien, konsisten, terintegrasi dan melembaga, serta berkelanjutan. Masih dalam kata sambutan, Assiten II berharap peran KPPN Sumbawa Besar sebagai pionir dalam mengawal penyerapan anggaran sekaligus sebagai pusat informasi APBN dapat lebih ditingkatkan. Terlebih keberadaan KPPN Sumbawa Besar selama ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses pencairan dana yang bersumber dari APBN. Mengakhiri sambutannya beliau berharap KPPN Sumbawa Besar dapat terus meningkatkan pelayanannya sehingga menjadi contoh bagi unit-unit kantor pelayanan pada instansi lain.
Sebagai samb
utan penutup, disampaikan testimoni atas pelayanan KPPN Sumbawa Besar selama menerapkan SOP KPPN Percontohan dalam hal ini diwakili oleh Kepala MAN 3 Sumbawa. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas ketelitian, kecepatan, dan problem solver dari para petugas Front Office yang dirasakannya ketika berurusan dengan KPPN Sumbawa Besar.
Sebelum prosesi pengguntingan pita dilakukan, pengunjung disuguhkan penampilan kesenian tari daerah yang diperagakan oleh 4 siswi dari SMAN 1 Sumbawa. Pemotongan pita dilakukan oleh Assisten II didampingi oleh Ibu Kanwil. Kemudian dilanjutkan dengan demo layanan penerimaan SPM sampai dengan penerbitan SP2Dnya yang langsung dipandu oleh Kepala KPPN Sumbawa Besar.
Acara penutup berupa pemotongan tumpeng oleh Ibu Kanwil yang diserahkan kepada Assisten II dan dilanjutkan dengan acara makan bersama dengan para undangan.
Semoga Pancasila saktiku dengan kelima silanya yang kusinergikan dengan 5 nilai-nilai keuangan dapat mengawalku dalam memberikan pengabdian yang terbaik untuk ibu pertiwiku. Selamat berkarya, berinovasi dan berprestasi.
Oleh : Agus Iman Santosa dan tim – Kontributor KPPN Sumbawa Besar
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan




