Liputan Soft Launching Implementasi KPPN Percontohan
Sampit, djpbn.kemenkeu.go.id. Gelombang reformasi birokrasi semakin terasa gaungnya di Bumi “Isen Mulang”. Tepat pada hari bersejarah 1 Oktober 2012 di halaman KPPN Sampit Djoko Wihantoro, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah, secara resmi mengukuhkan KPPN Sampit, KPPN Buntok, dan KPPN Pangkalan Bun sebagai KPPN Percontohan. Kabut asap yang masih setia menyelimuti Kota Sampit tidak mengurangi sedikit pun khidmatnya serangkaian acara Soft Launching Implementasi KPPN Percontohan.
Seremoni yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, para Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, para Kepala KPPN lingkup Kanwil DJPBN Prov. Kalimantan Tengah, para Pimpinan Bank/Pos Mitra Kerja KPPN Sampit, serta para KPA khusus wilayah Kotawaringin Timur dimulai tepat waktu.
Kepala KPPN Sampit Irwan Wahyu Basuki mengawali sambutan dengan ucapan terima kasih atas terpilihnya KPPN Sampit sebagai tempat soft launching Implementasi KPPN percontohan di wilayah Kalimantan Tengah. Terima kasih juga disampaikan kepada satker atas dukungannya sehingga KPPN Sampit yang telah melaksanakan SOP KPPN Percontohan sejak Mei 2009 tetap konsisten dan akan senantiasa membangun budaya layanan kerja yang cepat, tepat, akurat, dan transparan, serta dilandasi integritas moral yang mulia, bersih, dan ramah. Selaras dengan Motto Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) “Bergerak Cepat Membangun Kotim”, KPPN Sampit pun sudah bisa memberikan pelayanan secara profesional, cepat, dan efektif meskipun jumlah pegawai yang dimiliki relatif sedikit dengan beban kerja yang banyak.
Sementara itu Djoko Wihantoro dalam sambutannya menyampaikan bahwa selain merupakan wujud nyata dan bukti keseriusan Ditjen Perbendaharaan dalam melakukan reformasi birokrasi dan mendorong terciptanya pengelolaan keuangan yang efisien, transparan, akuntabel, dan bersih, KPPN Percontohan juga dimaksudkan untuk mendukung implementasi SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara) sehingga dapat memberikan nilai tambah sebagai kantor pelayanan yang modern.
Pem
bentukan KPPN Percontohan merupakan sebuah perjuangan yang penuh tantangan-tantangan besar mulai dari kesiapan kelembagaan dan prosedur kerja (business process), SDM, infrastruktur, peraturan yang mendukung dan komitmen yang sangat kuat dari semua jajaran Ditjen Perbendaharaan. Dari sisi business process, lebih sederhana dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada sehingga tercipta efisiensi dan efektivitas pada struktur organisasi. Dari sisi prosedur pelayanan, terjadi pemotongan alur pekerjaan yang siginifikan, yaitu percepatan proses pencairan dana dari SPM (Surat Perintah Membayar) menjadi SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) yang semula prosesnya memakan waktu 1 hari menjadi antara 45 menit sampai dengan 1 (satu) jam saja. Sasaran Kebijakan pembentukan KPPN Percontohan adalah mengubah pelayanan bentuk konvensional menjadi pelayanan prima (excellent service) dengan dukungan perangkat IT yang terkoneksi dan terintegrasi. Tak lupa Djoko Wihantoro berpesan kepada seluruh pegawai KPPN Sampit untuk senantiasa menerapkan 3S (Senyum, Salam, Sapa) dalam melayani masyarakat
Di tengah acara, panitia mempersilahkan satker untuk menyampaikan testimoni terhadap pelayanan KPPN Sampit selama ini. Kepala Kantor Imigrasi Sampit Tegas Hartawan mengambil kesempatan dengan mengungkapkan bahwa layanan KPPN Sampit cukup memuaskan. Dirasakannya segala urusan dapat diselesaikan dengan cepat tanpa berbelit belit. Hal itu, katanya, sangat mendukung pekerjaan sehari-hari. Tegas berharap kondisi ini dapat dipertahankan dan setelah dikukuhkan sebagai KPPN Percontohan dapat semakin meningkat lagi.
Tidak banyak berbeda dengan testimoni dari satker, Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPPN Sampit atas segala yang telah diberikan kepada masyarakat Kotim.
Setelah ditutup dengan doa acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalteng bersama dengan Wakil Bupati Kotim, yang menandai KPPN Sampit sebagai KPPN Percontohan. Pada sesi peninjauan lokasi wakilb bupati sempat berdialog dengan beberapa pegawai di FO diselingi gurauan khas beliau. Para undangan yang turut meninjau lokasi terlihat mangut-manggut mengisyaratkan kekaguman atas keserasian antara ruangan FO yang rapi, lega, sejuk dengan penampilan petugas FO yang ramah dan cekatan dalam melayani tamu.
Pelayanan yang prima harus dikawal terus menerus agar senantiasa on the right track dalam menjalankan ritme kerja KPPN Percontohan, terutama bagi personil yang mengawakinya. Melalui launching KPPN Percontohan, diharapkan adanya tambahan dukungan nyata dari semua pihak sehingga semakin mengokohkan langkah nyata KPPN Sampit untuk melakukan pelayanan publik yang prima sesuai dengan motto KPPN Sampit “PELAYANAN CEPAT, TEPAT, BENAR DAN AKURAT TANPA BIAYA (ZERO COST)".
Selamat dan sukses untuk KPPN Sampit atas pengukuhannya sebagai KPPN Percontohan.
Oleh: Eko S. Utomo (KPPN Sampit)




