Liputan Sosialisasi Percepatan Penyaluran APBN melalui BO I di KPPN Batam
Batam, djpbn.kemenkeu.go.id - Dalam rangka mempercepat penyaluran dana APBN Tahun Anggaran 2013, KPPN Batam mengadakan Sosialisasi Percepatan Penyaluran APBN melalui BO (Bank Operasional) I, Selasa (22/1) di Aula KPPN Batam. Sosialisasi tersebut mengundang seluruh satuan kerja di lingkup pembayaran KPPN Batam.
Sosialisasi kali ini menghadirkan narasumber pimpinan BO I Mitra Kerja KPPN Batam, yaitu Dondy Ernesto (Kepala Bank Mandiri Cabang Batam Lubuk Baja), Diana Djamal (BNI Regional Sales Manager Kanwil Padang), Eddy Iskandar (AMO Bank BRI Kantor Cabang Batam), dan Teki Danardono (Deputy Branch Manager Commercial BTN KC Batam).
Kepala KPPN Batam, Fauzi Syamsuri, menyampaikan bahwa telah ditunjuknya empat Bank BUMN menjadi Bank Operasional I Mitra Kerja KPPN adalah langkah maju dan dirasa sangat penting. Menurutnya, hal ini akan membuat penyaluran dana APBN menjadi lebih cepat dan tentunya akan mempermudah pekerjaan para Bendahara Satker. Di akhir sambutannya, Kepala KPPN Batam menghimbau, baik perwakilan Satker maupun perwakilan BO I, agar tetap menjaga prinsip kehati-hatian.
Sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber dengan moderator Bapak Deny Hariansyah, selaku Kepala Seksi Bank. Masing-masing perwakilan BO I menyampaikan kelebihan dan layanan unggulannya untuk melayani bendahara dalam rangka penyaluran APBN. Kegiatan berlangsung menarik karena mereka tidak mau kalah satu sama lain. Keempatnya ingin memberikan pelayanan terbaik untuk para bendahara. Meski demikian sosialisasi tetap berjalan tertib dan hangat karena moderator tetap menjaga rasa kekeluargaan dari semua pihak. Sesekali juga diiringi canda dari narasumber.
Memasuki sesi diskusi, banyak sekali yang ingin ditanyakan perwakilan satker, baik terkait permasalahan yang selama ini terjadi dalam hal penyaluran dana APBN maupun kemudahan apa saja yang akan mereka terima selama bermitra dengan pihak perbankan. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengapa dana SP2D sampai kepada penerima tiga hari setelah SP2D diterbitkan. Selain pertanyaan juga muncul permintaan dari bendahara agar pihak perbankan menyediakan loket khusus untuk melayani bendahara. Permintaan pun sedikit meluas terkait penerimaan negara, terutama terkait penyetoran PNBP Satker agar lebih dipermudah. Mendapat banyak pertanyaan dan permintaan seperti itu, para narasumber menanggapi dengan positif. Ada beberapa hal yang langsung disanggupi, namun ada beberapa hal lain yang masih perlu pembahasan lebih lanjut.
Sosialisasi ini ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada narasumber yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk memberikan materi dalam sosialisasi ini. KPPN Batam mengharapkan dengan sosialisasi ini akan dapat mempercepat penyaluran dana APBN dan dapat mewujudkan sinergi antara KPPN, Satker serta Bank Operasional I.
Oleh: Indra Yusak Ardianto - Kontributor KPPN Batam











