Kuningan, djpbn.kemenkeu.go.id - KPPN Kuningan menggelar Capacity Building bagi seluruh pegawainya dengan tema “Memperkuat Implementasi Nilai-Nilai Kementerian Keuangan Demi Terwujudnya Pelayanan Prima KPPN Kuningan melalui Capacity Building dan Outbond”, Kamis (9/5) di Resort Prima Sangkanurip.
Menurut penyelenggara, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan semangat juang dan kekompakan. Laksana mengarungi lautan luas, sebuah armada pasti dihadapkan dengan berbagai tantangan, seperti cuaca, ombak, dan badai. Begitupun dalam melaksanakan tugas sebagai pengawal Keuangan Negara, KPPN kuningan yang diibaratkan sebuah armada pasti berhadapan dengan berbagai macam tantangan dan hambatan dalam mencapai tujuan.
Pada pagi hari, acara diawali dengan sambutan Kepala KPPN Kuningan, Eriswan. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya kerjasama antara seluruh pegawai KPPN Kuningan dalam meningkatkan kinerja. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam melatih kerjasama dan kekompakan seluruh pegawai KPPN Kuningan”. Demikian pesannya.
Sebelum memasuki permainan, sebagai pemanasan, peserta diajak hiking oleh pemandu. Permainan pertama yang dimainkan yakni Elephant Fish, Shoot gun kemudian Samson and Delilah. Kedua permaianan tersebut memiliki hikmah bahwa kita harus senantiasa berkonsentrasi dalam bekerja sehingga bisa terhindar dari kesalahan yang akan merugikan tim. Kemudian seluruh peserta dibagi menjadi tiga kelompok yang akan memainkan permainan selanjutnya. Beberapa permainan yang dimainkan antara lain spider web, pipe n ball, mohawk walk, dan hall in one.
De
ngan tempat permainan yang terpisah, masing-masing tim tidak ada yang bisa meiru strategi lawan. Hikmah yang dapat dipetik dari beberapa permainan tersebut yakni kerjasama antar anggota tim, pemimpin yang bisa mengkomando dan kesabaran dalam mencapai tujuan. Seluruh permainan dapat berhasil dimainkan hingga pukul 11.30 WIB. Setelah Ishoma, acara dilanjutkan dengan seminar motivasi yang menghadirkan motivator Dra. Yetty Nteseo, M.Eng.Sc.
Dalam seminar tersebut, peserta diajak untuk bermain permainan-permaian sederhana namun berdampak besar pada tindakan seseorang sehari-hari, contohnya permainan tonji, sangkar burung, benang kusut, dll. Cara beliau memberi semangat juga layaknya motivator Mario teguh yang dimulai dengan logika sederhana kemudian dapat ditarik kesimpulan yang lebih luas. Salah satu materi yang dibawakan yakni mengenai mengenai otak kiri dan otak kanan. “jika otak kiri digunakan untuk kasus aritmatik, detail dan sistematis, maka otak kanan digunakan untuk hal-hal yang bersifat keindahan, kreatif dan inovatif” ujarnya. Yetty berpesan bahwa Kecenderungan tiap-tiap orang akan penggunaan otak kanan dan otak kiri ini berbeda-beda namun semuanya dapat dilatih, dan ke dalam tantangan global ke depannya diperlukan pemimpin yang dapat berfikir dengan mengkombinasikan kemampuan otak kiri dan otak kanan.
Akhirnya tepat adzan maghrib, seluruh rangkaian acara berhasil dilaksanakan dan diharapkan hikmah dari seluruh permainan dan seminar motivasi dapat kita terapkan demi terlaksananya Nilai-Nilai Kementerian Keuangan yang akan menopang pelayanan prima KPPN Kuningan.
Oleh: Teguh Puspandoyo, Kontributor KPPN Kuningan











